HOME OLAHRAGA RANTAU

  • Kamis, 4 November 2021
Gol "Kalek" Selamatkan Semen Padang Dari Kekalahan
Tri "Kalek" Rahmat Priadi, selebrasi usai mencetak gol penyeimbang ke gawang PSPS Riau, Rabu (3/11/2021). Foto : @semenpadang.fc.

Pekanbaru (Minangsatu) - Satu gol balasan yang dihasilkan oleh Tri "Kalek" Rahmat Priadi pada menit ke 37 berhasil menyelamatkan Semen Padang FC dari kekalahan atas PSPS Riau. Bermain di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Pekanbaru, Rabu (3/11/2021) pukul 18.15 WIB, laga antara PSPS Riau versus Semen Padang FC berakhir seri 1-1, dalam Liga 2 di Grup A.

Dengan mengadakan sedikit perubahan pada starting line up, Pelatih Semen Padang FC Hendri Susilo mengistirahatkan beberapa pemain dan kembali memberi kepercayaan kepada pemain yang di laga-laga sebelumnya tidak diturunkan. Rendy Oscario kembali dipercaya di bawah mistar, dan Tri Rahmat Priadi mendampingi Dedi Gusmawan di lini pertahanan, serta tidak turunnya Vendri Mofu yang di laga-laga sebelumnya selalu mengisi starting eleven.

Sementara di kubu PSPS, Coach Jafri Sastra langsung memasang beberapa rekrutan anyarnya seperti Hafit Ibrahim, Gusti Sandria, dan Aed Tri Oka turun sejak menit awal laga.

Tim Askar Bertuah lebih dahulu menjebol gawang Kabau Sirah. Pada menit ke-4, Dedi Gusmawan melakukan pelanggaran yang berakibat hadiah penalti untuk PSPS Riau. Pemain pinjaman Semen Padang FC, Muhammad Sanjaya sukses menjadi eksekutor. Skor 1-0 untuk keunggulan PSPS Riau.

Terus menekan, gol penyeimbang yang dicari Semen Padang pun tercipta juga di menit ke-37. Kemelut usai sepak pojok mampu dimanfaatkan Tri Rahmad Priadi untuk bikin gol dari jarak dekat.

Sayangnya, momentum positif Semen Padang harus terhenti hanya tiga menit sebelum jeda. Usai tackle bek PSPS terhadap striker Semen Padang Rocky Sipolo, diduga melakukan protes berlebihan gelandang Semen Padang Vivi Asrizal tiba-tiba diacungi kartu merah oleh wasit Rihendra Purba. Skor 1-1 pun bertahan sampai waktunya rehat.

Memasuki babak kedua, permainan semakin agresif. Kedua kubu mencoba menjebol gawang lawan dengan melakukan beberapa pergantian pemain. Namun, usaha yang dilakukan belum jua merubah skor.

Bermain dengan 10 pemain, membuat Hendri Susilo menumpuk pemainnya di lini pertahanan. Alhasil, anak asuh Jafri Sastra kesulitan membongkar pertahanan Semen Padang. Hingga peluit panjang ditiup, skor 1-1 bertahan untuk kedua tim.

Hasil imbang ini merupakan catatan positif bagi Hendri Susilo. Eks pelatih Persiraja ini memiliki waktu yang sangat singkat untuk mengenali karakter pemainnya usai ditinggal pelatih kepala sebelumnya Weliansyah. Bagi kubu PSPS ini adalah hasil yang cukup merugikan, mengingat sejak akhir babak pertama mereka menghadapi Semen Padang yang bermain dengan 10 pemain. Terlebih lagi PSPS bermain di kandang sendiri.

Tambahan 1 poin membuat poin PSPS menjadi 9 dan masih bercokol di posisi 2. Semen Padang naik ke posisi 4 dengan 6 poin, unggul 1 pertandingan dari Tiga Naga di peringkat ke lima dengan 5 poin.


Wartawan : Rivo Septian
Editor : ranof

Tag :#Sepakbola#Semen padang#PSPS Pekanbaru#