HOME EKONOMI KABUPATEN DHARMASRAYA

  • Kamis, 1 Oktober 2026

Gertam PM-AAS Dilaksanakan Di Dharmasraya, Produksi Padi Ditarget Hingga 13 Ton Per Hektar

Gertam PM-AAS Dilaksanakan di Dharmasraya, Produksi Padi Ditarget hingga 13 Ton per Hektar

Dharmasraya (Minangsatu) –
Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melaksanakan Gerakan Tanam Serentak (Gertam) padi melalui Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di lahan Kelompok Tani Limau Kapeh, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Andi Nur Alam Syah, Direktur Pascapanen Rizal Ismail, Kepala BRMP Sumatera Barat, Salwati, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Yefrinaldi, Camat Pulau Punjung Erik Harja beserta seluruh wali nagari, perwakilan dari Polres Dharmasraya dan Kodim 0310/SSD.

Gerakan ini merupakan upaya Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah dalam mendorong modernisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mendukung swasembada pangan.

PM-AAS mengintegrasikan enam komponen utama, yakni pengaturan populasi tanaman, penggunaan benih unggul, pengelolaan tanaman, mekanisasi pertanian, efisiensi sarana produksi dan pemanfaatan teknologi. Penerapannya ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas padi dari rata-rata 5–6 ton menjadi hingga 13 ton per hektare.

Di Kabupaten Dharmasraya, PM-AAS ditargetkan diterapkan pada lahan seluas 790 hektare, melibatkan 105 kelompok tani di sembilan kecamatan. Rinciannya, Sitiung 255 hektare, Pulau Punjung 202 hektare, Koto Salak 147 hektare, Koto Baru 74 hektare, Timpeh 60 hektare, Tiumang 47 hektare, Padang Laweh 3 hektare, Sembilan Koto 1 hektare dan Koto Besar 1 hektare. Sedangkan untuk Provinsi Sumbar ditargetkan 26.750 hektare. Kabupaten Dharmasraya sendiri memiliki potensi lahan baku sawah seluas 4.629 ha.

Kebutuhan benih untuk luasan tersebut mencapai 51.400 kilogram, dengan enam varietas yang diusulkan, yakni Banang Pulau, Bawaan, Inpari 32, Bujang Marantau, Cisokan dan Junjuang. Waktu tanam ditargetkan berlangsung September hingga Desember.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian atas dukungan bantuan benih dan penerapan PM-AAS di Dharmasraya. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, katanya, siap mendukung kesuksesan program tersebut agar memberikan manfaat nyata bagi petani.

Selain meningkatkan produksi dan produktivitas, PM-AAS diharapkan meningkatkan Indeks Pertanaman dari IP 2 menjadi lebih dari 2, sekaligus memperkuat ketahanan pangan, swasembada pangan dan kesejahteraan petani.

Bupati juga mengharapkan dukungan para petani dan penyuluh. Penyuluh diminta terus melakukan pendampingan dan pemantauan agar penerapan PM-AAS berjalan optimal serta segera memberikan solusi apabila terdapat kendala di lapangan. (Syaiful Hanif)


Wartawan : Syaiful Hanif
Editor : melatisan

Tag :Gertam PM-AAS, Dilaksanakan, di Dharmasraya, Produksi Padi, Ditarget, hingga 13 Ton, per Hektar

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com