HOME PENDIDIKAN KABUPATEN DHARMASRAYA
- Selasa, 31 Juli 2018
Generasi Emas Dharmasraya, Disiapkan Sejak Usia PAUD
Dharmasraya (Minangsatu) - Wakil Bupati Dharmasraya membuka secara resmi Jambore Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kabupaten Dharmasraya di gedung Auditorium Pemkab setempat Senin (30/7/18).
Kegiatan dalam rangka memperingati hari anak nasional (HAN) ke-33 tahun bertemakan Genius (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat), dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Dharmasraya Ny Dewi Lopita Sari Sutan Riska, Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Dharmasraya Ny Febby Amrizal, jajaran Dinas Pendidikan, dewan pendidikan, kepala sekolah, Pengurus Himpaudi, wali murid, serta ribuan murid PAUD hingga SMA.
H. Amrizal Dt Rajo Medan, Wakil Bupati Dharmasraya, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa memperingati HAN, merupakan kepedulian serta pemenuhan hak atas perlindungan anak, sehingga anak dapat berkembang dengan maksimal tanpa adanya beban yang membuat dirinya kaku. Terpenting lagi mendorong keluarga menjadi lembaga pertama mendidik anak supaya pintar dan cerdas. Selain itu juga dapat meningkatkan kepedulian semua pihak dalam melindungi hak-hak anak.
Wabup juga menghimbau seluruh pelajar yang hadir ketika itu agar rajin mempelajari, baik pengetahuan umum maupun ilmu agama. Tantangan dan rintangan semakin berat untuk dilalui ditahun berikutnya.
"Maka mulai dari sekarang bentengi diri, untuk menempuh zaman globalisasi," imbau Amrizal.
Ditekankan, anak merupakan generasi emas, sebagai pengganti dan akan mengisi pembangunan bangsa dimasa mendatang. "Maka dari itu, jadilah generasi Genius, agar godaan dan rintangan menyangkut ajakan negatif mampu ditepis. Sangat penting lagi, jauhi narkoba, pergaulan bebas dan bahaya laten penggunaan gadget," tegas Wabup.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Dharmasraya, Ny. Dewi Sutan Riska, menyampaikan, kegiatan memperingati HAN kali ini, sangat sejalan dengan tujuan Paud di Dharmasraya, yakni "mewujudkan anak usia dini yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, jujur, bertanggung jawab, kreatif, percaya diri dan cinta tanah air menuju terbentuknya insan Indonesia yang cerdas komprehensif."
"Untuk pencapaiannya, sangat diperlukan sinergitas lima komponen yaitu, peserta didik, pengajar, orang tua, satuan Paud, dan masyarakat atau mitra. Kesemuanya, harus bertanggungjawab terhadap pemenuhan hak anak sebagaimana mestinya," terang Bunda PAUD.
Ny Dewi, mengingatkan, diperlukan perhatian khusus terhadap aspek pendidikan, kesehatan dan gizi karena hal ini sangat menentukan tingkat intelektualitas, kecerdasan dan tumbuh kembang anak.
(Syaiful Hanif)
Editor :
Tag :#JamborePAUDKabupatenDharmasraya#Sumbar#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
AKIBAT KABUT ASAP KIRIMAN, BUPATI ANNISA PERITAHKAN SEKOLAH TERAPKAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH
-
MELALUI PENGAWASAN EKSTRA PEMBELAJARAN TATAP MUKA KEMBALI DIGELAR
-
WABUP LELIARNI TINJAU LANGSUNG PELAKSANAAN USR KE-10 UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG
-
UPT SDN 08 PULAU PUNJUNG TELORKAN INOVASI DILAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS ANAK DIDIK
-
DIBUKA WABUP LELIARNI, 54 CALON PASKIBRAKA DHARMASRAYA MASUK KARANTINA
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI
-
BAREH RANDANG PAYAKUMBUH PUNYA RASA MANIS DAN BERBEDA DARI RENDANG DAGING
-
KATUPEK GULAI PAKU, SAJIAN KHAS PESISIR MINANGKABAU DENGAN KUAH SANTAN DAN PAKIS