HOME OLAHRAGA NASIONAL

  • Kamis, 22 September 2022
Fantatista Firman Juliansyah, SPFC Lumat Perserang 5-0
Firman Juliansyah melakukan selebrasi usai membukukan gol perdananya bersama Semen Padang FC, Kamis (22/09/2022)

Padang (Minangsatu) - Pemain pengganti Firman Juliansyah berhasil menjadi pembeda pada lanjutan Liga 2 2022/2023, Kamis (22/09/2022). 

Masuk menggantikan Rosad Setiawan, Firman tampil sebagai 'Fantatista' dan sukses menggoncang GHAS dengan membawa SPFC mengalahkan Perserang lewat skor telak 5-0. 1 gol dan 1 assist dibukukan gelandang mungil tersebut.
Sedangkan 4 gol Kabau Sirah lainnya dihasilkan lewat Vendri Mofu (42'), Wiganda (64') , M. Sanjaya (77'), dan Naufal Rahmanda (90' + 2).

Jalannya pertandingan 

Laga diawali dengan sangat hati-hati. Lima menit pertama tempo pertandingan berjalan cukup lambat. Semen Padang berhasil membuka peluang terlebih dahulu lewat aksi Pandi Lestaluhu. 'Nyong Tulehu' ini mendapat umpan tarik dari Putra Chaniago. Sayang, sepakannya masih melambung di atas mistar gawang Perserang yang dikawal Rully Desrian. 
Permainan impresif yang ditunjukkan Semen Padang membuat lini belakang tim berjuluk Laskar Singandaru tersebut kewalahan. Beberapa peluang yang diciptakan Silvio Escobar, Cakra Yuda, dan Vendri Mofu mampu membahayakan gawang Rully Desrian. 

Gol yang ditunggu-tunggu publik GHAS pun datang. Pada menit ke-42'. Assist gemilang Rosad Setiawan  berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Vendri Mofu. Lewat aksi 'diving header', Vendry Mofu merubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Semen Padang. Skor tersebut bertahan hingga turun minum. 

Memasuki babak kedua, Coach Delfi Adri memasukkan pemain muda Firman Juliansyah dan menggatikan Rosad Setiawan. Masuknya Firman mampu membuat lini serang Semen Padang semakin lebih hidup. 

'Hands ball' pemain belakang Perserang pada awal babak kedua memaksa wasit menunjuk titik putih. Namun, Sanjaya yang mengeksekusi penalti gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Sepakannya mampu ditepis oleh Rully Desrian 

Menit ke-64' peristiwa cukup kontroversial terjadi yang melibatkan bek Semen Padang Wiganda Pradika dan Vendry Mofu. Wiganda berhasil melewati beberapa orang bek Perserang, sebelum pada akhirnya melepaskan sepakan keras dari dalam kotak penalti. Sepakan tersebur melaju kencang ke gawang Perserang yang diakhiri dengan sedikit sentuhan Vendry Mofu di mana dalam tangkapan kamera terlihat seperti dalam posisi off-side. Namun, wasit garis tidak bergeming dan mensahkan kejadian tersebut sebagai gol untuk keunggulan Semen Padang FC menjadi 2-0 . Meskipun mendapat respon penolakan dari para pemain Perserang, wasit tetap pada keputusannya untuk tidak meangnulir gol kedua SPFC tersebut. 

Menit ke 70', Vendri Mofu keluar digantikan oleh Drey Buyung Panyalai. Masuknya Drey semakin menambah daya gedor Semen Padang. Terbukti lewat umpan terobosannya kepada Firman, hampir saja menambah skor untuk Semen Padang FC. 

Petaka bagi Perserang datang pada menit ke 74'. Yogi harus diusir wasit keluar lapangan usai melanggar dengan keras Firman Juliansyah. 

Unggul jumlah pemain, Semen Padang semakin menggila. Menit ke 77', Sanjaya berhasil tebus kesalahannya yang gagal mengeksekusi penalti. Diawali pergerakan Firman Juliansyah yang menyisir sisi kanan pertahanan Perserang, gelandang berusia 19 tahun tersebut berhasil melepaskan umpan tarik kepada M. Sanjaya. Dengan sedikit tekukan, Sanjaya melepaskan sepakan keras dan gagal diantisipasi Rully Desrian. Skor 3-0 SPFC semakin menjauh dari Perserang. 
Tak lama berselang, Semen Padang FC kembali mendapat hadiah penalti usai Putra Chaniago dilanggar didalam kotak penalti. Lagi-lagi SPFC gagal memanfaatkan kesempatan untuk menambah gol tersebut. Pandi Lestaluhu yang maju sebagai penendang hanya mampu menyasar tiang gawang Rully Desrian. 

Menit ke 83', Firman Juliansyah berhasil menunjukkan kelas dan kualitasnya. Firman Juliansyah berhasil manfaatkan bola rebound kiper Perserang. Gol debutnya tersebut disambut meriah oleh seluruh suporter Semen Padang. Skor bertambah 4-0 untuk Semen Padang. 

Di penghujung pertandingan, Semen Padang kembali mencetak gol. Gol dicetak oleh Naufal Rahmanda menit ke 92'. Gol tersebut berhasil kandaskan perlawanan Perserang menjadi 5-0. 

Pelatih kepala SPFC, Delfiadri usai pertandingan mengucapkan apresiasi kepada seluruh pemain yang sudah bekerja keras selama pertandingan. 
"Terimakasih kepada seluruh pemain yang telah melaksanakan instruksi tim pelatih dengan baik. Tak ketinggalan, terimakasih  juga kepada seluruh suporter Semen Padang yang sudah menjadi pemain ke-12 kita," ucapnya. 

Lebih lanjut, Delfiadri juga mengapresiasi gol debut Firman Juliansyah. Menurutnya, Firman melaksanakan tugasnya dengan baik dan berhasil menciptakan gol pada laga perdananya. 
"Firman progresnya bagus, meski badan kecil, dia punya semangat juang yang sangat bagus , dan permainan yang cepat.  Firman dapat menggatikan tugas Rosad dengan baik," pungkasnya. 

Berkat hasil ini, Semen Padang berhasil naik ke peringkat 3 dengan 8 poin hasil dari 4 pertandingan. Sedangkan Perserang turun ke peringkat 8 dengan 3 poin kalah selisih gol dari Persiraja di peringkat ke-7 yang juga masih mengantongi poin 3. 

Pemuncak klasemen masih milik PSMS Medan dengan 13 poin hasil dari 4 kemenangan dan 1 seri. Karo United membuntuti di posisi ke-2 dengan 9 poin usai menaklukan PSKC Cimahi lewat skor tipis 0-1.


Wartawan : Habil
Editor : boing

Tag :#SemenPadangFC #Liga2 #LIB #FirmanJuliansyah #GHAS #Perserang #Padang #Minangsatu