HOME EKONOMI NASIONAL

  • Sabtu, 10 Oktober 2026

Emas Dunia Perkasa Tembus US$4.220, Harga Antam Ikut Terkerek Naik

Emas Dunia Perkasa
Emas Dunia Perkasa

Jakarta, (minangsatu) - Momentum penguatan logam mulia kembali terjadi pada perdagangan akhir pekan ini. Pantauan harga spot emas dunia hari ini menunjukkan aksi beli yang agresif, berhasil menembus level psikologis penting. Kenaikan ini didorong oleh pelemahan indeks dolar AS (DXY) dan meningkatnya apetit investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Berdasarkan data pasar pada Sabtu (10/10/2026), harga emas spot (XAU/USD) tercatat melambung ke level US$4.220,30 per troy ounce pada sesi sore. Angka ini mencatatkan kenaikan signifikan sebesar US$47,30 atau sekitar 1,13 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya. Pergerakan ini membalikkan tren pelemahan sesaat di pagi hari, di mana emas sempat diperdagangkan di kisaran US$4.196 per ons sebelum akhirnya bullish (menguat) menjelang penutupan pasar mingguan.

 Dinamika Harga Emas Forex (XAU/USD)

Pergerakan harga emas forex menunjukkan volatilitas yang menarik bagi para pelaku pasar valuta asing. Pasangan mata uang XAU/USD menjadi salah satu instrumen paling likuid dan banyak diperdagangkan di sesi New York dan London. 

Hari ini, harga emas forex mencatatkan volume transaksi yang melonjak tajam seiring dengan rilis data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan, yang secara langsung menekan nilai dolar. Trader forex memanfaatkan momentum ini dengan membuka posisi long (beli), mendorong harga emas keluar dari zona oversold (jenuh jual) yang sempat terbentuk dua bulan terakhir. Kontrak berjangka emas Amerika Serikat (Gold Futures) untuk pengiriman Desember juga turut terkerek naik 1,43 persen ke level US$4.216,3 per ons, mengonfirmasi kekuatan tren kenaikan di pasar derivatif.

Seputar Forex Harga Emas Hari Ini: Analisis Teknikal dan Sentimen

Seputar forex harga emas hari ini, para analis teknikal mencatat bahwa emas telah berhasil menembus resistensi kuat di area US$4.200 per ons. Dengan penutupan di atas level tersebut, indikator Moving Average (MA) 50-hari dan 200-hari kini memberikan sinyal golden cross jangka pendek, yang secara historis sering kali menjadi pemicu reli lebih lanjut.

Level support terdekat kini bergeser ke area US$4.185–US$4.190, sementara target resistance berikutnya membentang di kisaran US$4.235 per ons. Trader forex disarankan untuk mewaspadai potensi aksi ambil untung (profit taking) di akhir sesi, yang dapat menyebabkan koreksi singkat sebelum tren utama berlanjut. Sentimen ini juga diperkuat oleh data Commitment of Traders (COT) terbaru yang menunjukkan peningkatan posisi beli bersih (net long) dari dana lindung nilai (hedge funds).

Jika dikonversikan dengan kurs Rupiah yang berada di level Rp17.890 per dolar AS, harga emas spot dunia saat ini setara dengan Rp2.427.371 per gram atau sekitar Rp75,5 juta per troy ounce.

Dampak ke Pasar Domestik: Antam dan Pegadaian Naik

Euforia di pasar global dan forex langsung berimbas pada harga emas fisik di dalam negeri. PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan harga jual emas batangan ukuran 1 gram.

Pada perdagangan pagi ini, harga emas Antam ukuran 1 gram naik Rp20.000 menjadi Rp2.592.000 per gram, dari posisi sebelumnya di Rp2.572.000 per gram. Perlu dicatat, harga tersebut merupakan harga dasar sebelum potongan pajak PPh 21/23 sebesar 0,25 persen.

Sementara itu, di pasar ritel melalui Pegadaian, harga emas Galeri 24 untuk ukuran 1 gram tercatat di level Rp2.516.000 per gram. Selisih harga antarplatform ini merupakan hal yang wajar, akibat perbedaan kebijakan premium, biaya produksi, sertifikasi, serta margin distribusi yang diterapkan masing-masing lembaga.

Prospek: Menanti Sinyal The Fed

Para analis memprediksi, volatilitas harga emas masih akan berlanjut pada minggu depan. Pergerakan harga sangat bergantung pada ekspektasi arah kebijakan moneter Bank Sentral AS (The Fed) serta dinamika indeks dolar AS.

"Apabila ekspektasi pelonggaran suku bunga semakin menguat seiring dengan data ekonomi yang melambat, emas berpotensi mempertahankan tren bullish-nya dan menguji level resistensi berikutnya," ujar pengamat pasar komoditas dan valuta asing.

Namun, investor ritel diimbau untuk tetap waspada terhadap fluktuasi jangka pendek. Rilis data inflasi AS, pernyataan pejabat bank sentral, serta tensi geopolitik global dapat menjadi katalis yang mengubah arah pergerakan harga secara tiba-tiba dalam hitungan jam, baik di pasar spot maupun pasar forex.

Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan data pasar per Sabtu, 10 Oktober 2026. Keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing investor. Dan Artikel ini disusun semata-mata untuk tujuan informasi, edukasi, dan berita, serta tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi, ajakan, atau penawaran untuk membeli, menjual, atau memegang instrumen keuangan apa pun.
 


Wartawan : ads
Editor : boing

Tag :Harga spot emas dunia hari ini, Harga emas forex, Seputar forex harga emas hari ini, Emas Antam, XAU/USD, The Fed, Investasi Logam Mulia, Headway

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com