HOME PARIWISATA PROVINSI SUMATERA BARAT

  • Minggu, 21 Juli 2019
Dukung Pengembangan Wisata Sijunjung, Muhammad Zuhrizul Akan Gelar Silokek Geo Fest (SGF)
Silokek Geo Fest (SGF)

Padang (Minangsatu) - Dalam rangka mendukung pengembangan kepariwisataan Sijunjung, khususnya Geopark Silokek, Muhammad Zuhrizul akan menggelar Silokek Geo Fest (SGF) pada penghujung tahun ini.

Kepada Minangsatu, Minggu (21/7) Muhammad Zuhrizul yang juga adalah pengelola Lawang Park Maninjau ini mengatakan bahwa dengan sudah ditetapkannya Silokek sebagai salah satu geopark nasional, karena dianggap potensi yang ada sangat layak dikembangkan menjadi salah satu global geopark, maka diperlukan adanya atraksi dalam bentuk iven-iven.

Dikatakan, dengan sinergitas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung dengan Geopark Ranah Minang, serius untuk menjadikan silokek menjadi salah satu destinasi wisata bertaraf dunia dengan kekayaan alam, geologi, biologi, flora dan fauna, goa, sumber air panas, sejarah, budaya dan kearifan lokal. 

Sedangkan berkenaan dengan atraksi, Zuhrizul menyebut untuk promosi awal akan diadakan Silokek Geo Fest (SGF) sebagai sosialisasi dan promosi awal dengan iven-iven yang diharapkan dapat mendatangkan wisatawan dari luar  daerah dan mancanegara. 

"Dalam Silokek Geo Fest, juga akan di adakan Rafting Champion R4 dari berbagai daerah di Indonesia sebagai penunjang sport tourism Silokek yang layak dijual menjadi paket wisata arung jeram nantinya," tuturnya.

Namun, tukuk Zuhrizul, untuk arung jeram sedikit terkendala dengan kuningnya air sungai akibat adanya penambangan liar yang mencemari air sungai  dari hulu sungai, persisnya di Kabupaten solok. "Karena ini sudah menyangkut lintas kabupaten kita berharap Pemprov Sumbar, serta aparat terkait dapat menindak tegas pelaku pencemaran sungai," tukasnya sembari berharap pihak terkait bisa menghentikan aktifitas penebangan liar itu. 

Terkait rencana SGF itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sijunjung Zefnihan, kepada Minangsatu, Minggu (21/7), mengatakan bahwa iven tersebut diharapkan bisa menjadi pemicu munculnya atraksi-atraksi lainnya, sehingga bisa mendukung kepariwisataan di Bumi Lansek Manih itu.

Dikatakan, ke depan Pemkab Sijunjung akan menggarap atraksi secara terjadwal dan kontinyu, dengan membuka kesempatan seluas-luasnya buat pegiat wisata. "Sekarang kita masih mencoba menyusun, mudah-mudahan bisa terlaksana Silokek Geo Fest, yang merupakan launching kebangkitan atraksi-atraksi di Sijunjung," pungkasnya.

Sementara itu, dalam hal akomodasi saat SGF itu, Zuhrizul yang juga adalah salah seorang pegiat wisata Sumbar ini merencanakan akan memaksimalkan 74 rumah adat yang ada di Jorong Ranah, Nagari Sijunjung. "Rumah gadang yang berada di satu jorong itu juga menjadi pendukung SGF nantinya. Akan kita maksimalkan menjadi geo homestay program, dengan konsep community based tourism," pungkasnya. 

Terkait iven SGF itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Sumbar Taufik Ramadan mengatakan pihaknya mendukung sepenuhnya kegiatan itu. Dia berharap agar iven-iven yang diadakan bisa terjadwal dengan baik, kontinyu dan menjadi agenda tetap, serta mempertimbangkan pasar wisata dunia.

Kepada Minangsatu Taufik Ramadan menegaskan bahwa dalam hal atraksi skala internasional, sejauh ini baru Tour de Singkarak yang rutin digelar. "Harusnya kabupaten/kota juga berupaya membuat iven tetap. Begitu juga Silokek," tuturnya.

Sedangkan dengan masuknya pegiat wisata untuk mengembangkan atraksi di Silokek, serupa SGF itu, Taufik Ramadan pun menyambut gembira. "Kita harus memfasilitasi ini bersama-sama, sehingga menjadi iven dunia pula," tukuknya.


Wartawan : Boing
Editor : T E

Tag :Sijunjung #SGF