HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 30 Januari 2026
Drs.H. Alizar Chan, M.Ag, Dari Pondok Kembali Ke Pondok
Pd Panjang (Minangsatu) - Setelah akhiri pengabdian selaku abdi negara sebagai mantan Kakan Kemenag Kota Padang Panjang di 2025 lalu. Drs. H Alizar Chan, M.Ag, kini dipercaya memimpin Perguruan Thawalib Kota Padang Panjang. Selama meniti karir di dunia pemerintahan, Alizar tidak hanya dikenal sebagai ASN Kemenag, termasuk di dunia dakwah. Karena, selama mengabdi Ustad Alizar juga mengisi waktunya sebagai pendakwah. Ia tidak hanya berdakwah diberbagai Kab/Kota di Sumatra Barat, termasuk kebeberapa Provinsi luar Sumbar.
Tidak mengherankan, jika alumni Thawalib yang kini memimpin Thawalib ini, tidak hanya dikenal sebagai pendakwah di Kota Padang Panjang dan Sumbar, termasuk dibeberapa Provinsi. Gaya ceramahnya yang segar, membuat sosok Ustad Alizar cukup populer dan disenangi banyak lapisan masyarakat . Bahkan, di Pilkada Kota Padang Panjang 2024 lalu, sosok Alizar sempat digadang gadang warga untuk menduduki kursi Wawako bumi Serambi Mekkah.
Selain matang di pemerintahan, figur Alizar juga kaya pengalaman dibidang agama sebagai salah satu ulama di Kota Padang Panjang. Bagi saya, setiap amanah dipercayakan umat, tidak hanya akan dipertanggungjawabkan pada umat, juga pada Allah, SWT, ujarnya pada Minangsatu.com, beberapa waktu lalu. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAWAKO ALLEX SAPUTRA TUTUP FESTIVAL LITERASI.
-
CERPEN KARYA PENULIS MUDA PADANG PANJANG, NAURA, DILUNCURKAN.
-
FESTIVAL LITERASI IV, CIPTAKAN PELUANG EKONOMI BAGI UMKM
-
FESTIVAL LITERASI IV RESMI DIBUKA, DUA INOVASI DILUNCURKAN
-
PEDULI KARHUTLA, PARTAI DEMOKRAT GELAR PROGRAM BAGI MASKER GRATIS DAN DONOR DARAH
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL