HOME PENDIDIKAN NASIONAL
- Sabtu, 19 Oktober 2019
DPD RI Dukung Perguruan Tinggi Untuk Tingkatkan Kualitas SDM
Bengkulu (Minangsatu) - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) akan mendukung program-program Perguruan Tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin dalam kunjungan kerja ke Universitas Bengkulu dan Universitas Prof. DR. Hazairin Bengkulu, Jumat (18/10).
Sultan mengatakan dengan jabatan bar-u yang diembannya sebagai Pimpinan DPD RI maka Ia memiliki tanggungjawab moral untuk memperjuangkan hal-hal yang aplikatif bukan lagi normatif, termasuk dalam bidang pendidikan. Ia berharap, DPD RI dapat membantu untuk memperjuangkan agar fungsi pendidikan dapat dimaksimalkan.
"Dimanapun berada, lembaga pendidikan dibutuhkan. Termasuk bagi upaya peningkatan kewenangan DPD RI, peran lembaga pendidikan sangat dibutuhkan. Untuk itu ke depan, saya berharap ada sinergi antara DPD RI dengan perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta," ujar Sultan.
Saat ini, lanjut Sultan kewenangan DPD RI semakin besar dalam fungsi pengawasan dan legislasi. Ke depan, Ia berharap kewenangan DPD RI dapat serupa dengan Senat di Amerika.
"Dalam fungsi legislasi kita bukan mengusulkan tetapi sudah ikut membahas. Ke depan saya berharap kita bisa ikut mengesahkan. Kalau mimpi saya, DPD RI itu bisa setara dengan senat di Amerika," harapnya.
Dalam pertemuan dengan Wakil Ketua DPD RI, Wakil Rektor Universitas Bengkulu Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Ardilafiza menyampaikan harapannya agar terbangun berbagai program-program kerja antara DPD RI dengan perguruan tinggi di Bengkulu, termasuk menggagas berbagai diskusi publik untuk mengoptimalkan fungsi dan kewenangan DPD RI.
"Banyak potensi SDM di Bengkulu yang dapat dikembangkan. Untuk itu kami berharap ada perhatian dari DPD RI untuk membangun dunia pendidikan di Bengkulu," ujarnya.
Sementara itu, Rektor Univ. Prof. DR. Hazairin, DR. Ir. Yulfiperius M.Si berharap adanya DPD RI dapat memperjuangkan perubahan kebijakan pemerintah dalam penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia berharap peringkat akreditasi dari perguruan tinggi menjadi halangan bagi mereka yang ingin mendaftar PNS.
"Kita mengharapkan ada peluang yang sama. Apa salahnya bagi lulusan universitas terakreditasi dapat tetap bisa mendaftar. Cukup disebutkan terakreditasi saja, tidak perlu harus A atau B. Kasian anak yang memiliki kecerdasan," tutupnya.
Editor : T E
Tag :#dpdri #sultan b najamudin #unib
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DARI REKAM MEDIS ELEKTRONIK HINGGA CUMLAUDE, PERJALANAN DEVI OLIVIA DI UGM
-
LEPAS WISUDAWAN PASCASARJANA DAN SPESIALIS, DEKAN FK-KMK UGM TEKANKAN PENTINGNYA EMPATI
-
KABAR BAIK UNTUK GURU NON-ASN, KEMENDIKDASMEN MAU BUKA REKRUTMEN CPNS GURU TAHUN 2027
-
SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS PIMPIN UPACARA HARDIKNAS DI PAPUA JADI SOROTAN
-
SURVEI ZIPRECRUITER; INI DIA 10 JURUSAN YANG PALING DISESALI MAHASISWA SETELAH LULUS
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG
-
JALAN PANJANG KEMANDIRIAN PERS KITA, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM