HOME SOSIAL BUDAYA KOTA BUKITINGGI
- Jumat, 9 Desember 2022
DKK Dan FKS Bukittinggi Pelajari Program Kota Sehat Yogyakarta
Bukittinggi (Minangsatu) - Dinas Kesehatan Kota dan Forum Kota Sehat Bukittinggi, lakukan kaji banding program kota sehat Jogja. Rombongan disambut di Kantor DKK Kota Yogyakarta, Rabu (07/12).
Staf Dinas Kominfo Bukittinggi M.Taufik yang dihubungi media ini mengatakan,
Ketua FKS Bukittinggi, Ny. Fiona Erman Safar, melalui Wakil Ketua Ali Rahman, menjelaskan, kaji banding dilakukan ke Jogja, untuk mempelajari bagaimana program kota sehat di Kota Jogja.
Diketahui, Kota Yogyakarta, merupakan salah satu daerah di Indonesia yang telah meraih Swasti Saba Wistara tujuh kali berturut-turut.
“Kota Jogja rasanya patut kita kunjungi sebagai lokasi kaji banding, karena program program yang dilaksanakan pemerintah Kota Yogyakarta dalam menciptakan kota yang sehat. Buktinya, Jogja berhasil pertahankan penghargaan tertinggi Kota Sehat, Swasti Saba Wistara,” ungkap Ali.
Kepala DKK Bukittinggi, melalui Kabid Kesmas-P2P, drg. Sanora Yuder, menyampaikan, DKK sebagai salah satu pembina Kota Sehat tentunya mendukung kegiatan dari FKS sebagai mitra pemerintah untuk mewujudkan Kota Bukittinggi yang sehat. Program di daerah lain tentu bisa menjadi rujukan, untuk bisa diterapkan di Kota Jam Gadang.
“Kami bersama FKS Bukittinggi ingin mengetahui kiat kiat dari DKK dan FKS Yogyakarta, dalam mewujudkan Kota Sehat. Sehingga apa yang bisa kita adopsi, kita coba untuk diterapkan di Bukittinggi sesuai dengan kondisi daerah kita juga,” ujar Nora.
Sementar itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, melalui Plt Kabid Kesmas dr. Riska Novriana, menjelaskan, Kota Jogja bangga selalu jadi terbaik dalam penilaian Kota Sehat. Ada banyak tips dan trik di Kota Jogja dan diharapkan bisa diterapkan di Bukittinggi, karena memang Jogja dan Bukittinggi sama sama Kota Pariwisata.
“Kota Jogja memiliki luas 32,5 km². Jogja terdiri dari 14 kecamatan , 45 kelurahan, 616 RW dan 2534 RT. Meski kecil, Kota Jogja, jadi daerah yang fokus untuk segala kegiatan. Tatanan dan indikator kota sehat, menjadi tantangan bagi Kota Jogja. Target kita, tahun 2022 dan 2023 Kota Jogja zero sampah an organik. Semoga 2023 kita kembali meraih swasti saba wistara,” ujarnya.
Koordinator kelompok substansi KLK3O, Nur Wara Gunarsih STR. Kes, menyampaikan, Kota Jogja pertama mengikuti penilaian kota sehat pada tahun 2005 dan langsung meraih swastisaba wiwerda. Selanjutnya, sejak 2007 hingga 2019, Kota Jogja mendapat swastisaba wistara. Terakhir, Kota Jogja raih Swastisaba Wistara tahun 2019 dengan mengusung 7 tatanan. Sedangkan 2021, karena pandemi covid, tim tidak lakukan penilaian ke DIY, namun Kota Jogja tetap dapat penghargaan karena tetap menyelanggarakan Kota Sehat 2021.
“Banyak inovasi yang mendukung kota sehat, lahir dari swadaya masyarakat. Kita sadarkan warga bahwa kebersihan dan kesehatan itu merupakan kebutuhan. Sehingga banyak inovasi yang diinisiasi warga, khususnya bidang pariwisata dan pertanian. Kita support itu semua dan hasilnya berdampak pada peningkatan ekonomi warga sekitar,” pungkasnya.(*)
Editor : Benk123
Tag :#bukittinggi
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MEWARNAI WARISAN NUSANTARA: NIPPON PAINT MELAKUKAN PEREMAJAAN JAM GADANG KEBANGGAAN MASYARAKAT BUKITTINGGI
-
KANTOR PERTANAHAN KOTA BUKITTINGGI RAIH PENGHARGAAN WILAYAH BEBAS KORUPSI (WBK)
-
AMANKAN ASET DAERAH, PEMKO BUKITTINGGI TERIMA 21 SERTIFIKAT TANAH DARI BPN
-
KANTOR PERTANAHAN KOTA BUKITTINGGI TERIMA KUNJUNGAN STUDI TIRU DARI KANTAH KABUPATEN KEPAHIANG
-
TIM TPN KEMENPAN RB LAKUKAN VERIFIKASI LAPANGAN DI KANTOR PERTANAHAN KOTA BUKITTINGGI UNTUK PENILAIAN ZONA INTEGRITAS
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK