- Rabu, 10 April 2019
Ditemukan Bunga Rafflesia Arnoldi Di Duo Koto Tanjung Raya
Duo Koto (Minangsatu) - Petugas unit Pengendalian Ekosistem Hutan (PEH) dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) resort Agam, Ade Putra, Rabu (10/4), mengumumkan ditemukannya tumbuhan langka jenis Bunga Rafflesia Arnoldii, di Dusun Batu Barajuik, Jorong Mudiak, Kenagarian Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya.
"Tumbuhan itu awalnya ditemukan oleh dua orang warga bernama, Jemandra dan Riki Satria pada hari Minggu (7/4). Kami yang mendapatkan informasi dari Walinagari Duo Koto Joni Safri, langsung terjun ke lokasi. Bunga langka tersebut ditemukan dalam kondisi mekar sempurna oleh warga sekitar," ujarnya.
Dikatakan, lokasi tempat ditemukannya bunga langka itu merupakan habitat ke tigabelas di Kabupaten Agam. Dari pantauan tim PEH di lapangan, satu individu dari bunga ini sudah mekar sempurna pada hari ke enam dengan diameter 97,2 meter. "Selain itu, kami juga menemukan belasan knop dengan berbagai ukuran," ulasnya.
Mengingat bunga langka ini merupakan habitat yang dilindungi oleh undang-undang, BKSDA resort Agam memasang papan informasi dan larangan.
Editor : T E
Tag :Rafflesia Arnoldi #Agam
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TRAGIS, PERJALANAN WANITA ASAL PEKANBARU BERAKHIR DI DANAU MANINJAU, POLISI DUGA BUNUH DIRI
-
MAYAT PEREMPUAN DITEMUKAN DI DANAU MANINJAU, WARGA YANG KEHILANGAN ANGGOTA KELUARGA DIMINTA SEGERA MELAPOR
-
UPDATE JUMLAH KORBAN KERACUNAN MBG DI AGAM 86 TERINDIKASI, 57 DIANTARANYA MURID
-
ADA LUBANG BESAR DI TENGAH JALAN, BAHAYA MENGINTAI PENGGUNA JALAN LINTAS BUKITTINGGI PAYAKUMBUH
-
TANAH LONGSOR DI SIGIRAN, KABUPATEN AGAM: EMPAT RUMAH WARGA DAN SATU BENGKEL RUSAK
-
PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN PADA FURNITURE BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
-
DIMANA MUSEUM KOTA BUKITTINGGI?
-
"ANAK DARO" DIKLAIM KOPI KERINCI JAMBI OLEH ROEMAH KOFFIE, POTENSI PENCAPLOKAN BUDAYA MINANG PICU KONTROVERSI
-
MEMBUMIKAN KOPI MINANG: DARI SEJARAH 1840 HINGGA GERAKAN MENANAM KAUM
-
FWK MEMBISIKKAN KEBANGSAAN DARI DISKUSI-DISKUSI KECIL