HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Rabu, 23 Februari 2022
Diskominfo Kota Payakumbuh Gelar Focus Renja OPD
Payakumbuh (Minangsatu) - Guna menyelaraskan program kerja dinas dengan aspirasi dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di kota Payakumbuh, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Payakumbuh gelar Focus Renja OPD bersama seluruh OPD se-kota Payakumbuh, Rabu (23/2).
Kegiatan yang berlangsung di aula Kopay Diskominfo lantai III kantor Walikota Payakumbuh itu membahas tentang Rencana Kerja (Renja) Tahun 2023 dan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2023-2026 Diskominfo Kota Payakumbuh. Diskominfo dalam pelaksanaan Forum Renja tersebut turut didampingi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Payakumbuh.
Diawal sambutannya, kepala Diskominfo Junaidi katakan bahwa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel, maka sangat perlu diterapkan sistem e-goverment dalam mewujudkan hal tersebut, apalagi ditengah perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini membuat kita harus bisa memberikan hasil kerja yang lebih maksimal lagi dengan teknologi ini,” kata Junaidi yang turut didampingi oleh Sekretaris Diskominfo Armen Busra.
Menurut Junaidi, dalam menghadapi perkembangan teknologi ini, yakni kota Payakumbuh yang akan menuju smarcity dan dalam pengadopsian Smartcity ini maka pemerintah kota Payakumbuh menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“dalam menghadapi smartcity ini, kita (OPD) semua dituntut untuk dapat mengsinergikan program dan kegiatan yang ada dibawah pengelolaan OPD terkait, supaya setiap program yang telah masuk dalam satu data ini akan lebih efisien dan efektif untuk pengelolaan dan juga lebih mudah untuk penyampaian data tersebut ke pemerintah pusat. Dan terkait dengan data yang telah terkumpul ini maka akan didapati satu data agar bagaimana nantinya kota Payakumbuh bisa diakses oleh semua masyarakat sehingga transparansi data kota Payakumbuh dapat kita raih,” ungkap Junaidi.
Lebih lanjut, dalam membawa kota Payakumbuh menjadi kota pintar, Junaidi menyampaikan bahwa sebuah kota pintar itu tentu haruslah memiliki warga dengan perekonomian yang baik, dimana hal ini bisa didapatkan dengan semuanya bersinergi untuk meningkatkan wisata dan para pelaku usaha dalam promosi terhadap hal tersebut.
Terkait tujuan forum digelar, Junaidi mengatakan bahwa forum ini digelar untuk menyatukan ide dan gagasan bersama agar dapat tercapainya Payakumbuh Maju, sehingga kedepannya Diskominfo selaku dinas yang merupakan corong dari pemerintahan dapat memberikan dan menyampaikan informasi dan data kepada masyarakat secara transparan atas dukungan OPD semua di kota Payakumbuh,” paparnya.
Senada dengan Junaidi, sekretaris Armen Busra turut menambahkan jika Diskominfo kota Payakumbuh kedepannya akan lebih ekstra lagi untuk penerapan pemerintahan yang berbasis elektronik ini agar kot Payakumbuh dapat segera mencapai kota pintar (smartcity).
Menjelang kegiatan FGD akan selesai, Junaidi berikan masukan terhadap seluruh peserta yang hadir agar nantinya dalam menggelar kegiatan forum diskusi dapat dihelat diruangan yang lebih terbuka, tidak harus selalu diruangan resmi, karna dengan berada ditempat yang luas dan terbuka tentu akan membuat kita semua dapat membuka pikiran secara lebih luas sehingga akan banyak masukan ide-ide gagasan yang muncul disaat forum diskusi tersebut berlangsung,” tutupnya mengakhiri.*
Editor : Benk123
Tag :#payakumbuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PAYAKUMBUH BONGKAR 20 BANGUNAN MELANGGAR
-
PAYAKUMBUH DINOBATKAN SEBAGAI PENYERAH PIUTANG TERBAIK 2026
-
BANTUAN PRESIDEN PRABOWO DISALURKAN KEPADA 30 WARGA PAYAKUMBUH
-
168 WARGA BINAAN LAPAS PAYAKUMBUH TERIMA REMISI, 4 ORANG BEBAS
-
UPACARA PERINGATAN HUT RI KE-81 BERLANGSUNG KHIDMAT DI PAYAKUMBUH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG