HOME OLAHRAGA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Kamis, 2 Juli 2020
Dipantau Ketua KONI Sumbar, Atlet PON XX-2021 Ikuti Tes Fisik Tahap II
Padang (Minangsatu) - Ketua KONI Sumbar, Syaiful SH. M.Hum menyebutkan, untuk menjadi atlet berprestasi dan bermental juara, tergantung atlet itu sendiri, pelatih hanya mengarahkan dan mengontrol, sementara pengurus KONI hanya sebagai orang yang melihat dari jauh. Untuk itu, seorang atlet harus mempersiapkan fisik, mental, teknik.
Demikian dikatakan Syaiful, Kamis (2/7), setelah sebelumnya memantau kegiatan tes fisik tahap kedua, 142 atlet dari 25 cabang olahraga yang lolos ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021, di Provinsi Papua, Selasa (30/6) di Sport Hall GOR H Agus Salim Padang.
Syaiful juga menegaskan, untuk PON XX, bisa saja tidak semua yang lolos untuk dikirim. KONI Sumbar hanya akan mengirim yang punya syarat mental juara.
"Butuh waktu menjadi atlet berprestasi dan jadi juara tidak ada yang instan," tegas Syaiful
Mengingat menghadapi dan mengikuti ajang Nasional ini merupakan tanggungjawab besar, Syaiful memberikan motivasi dan penekanan kepada atlet dan pelatih, agar kontingen Sumbar, bisa menjadi juara di arena PON XX, 2021 mendatang dan buktikan, semua bermental juara dan layak dikirim.
"Saling bersinergi, antara atlet, pelatih dan pengurus akan menghasilkan yang terbaik bagi kontingen," tambah Syaiful
Editor : sc.astra
Tag :#koniSumbar #tesFisikAtlet
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PERSIAPAN LIGA 4 SUMBAR MUSIM 2025/2026, PSP PADANG MULAI SELEKSI PEMAIN
-
IPSI SUMBAR SIAPKAN GEBRAKAN BESAR 2026, WAGUB VASKO TEKANKAN KEBANGKITAN SILEK TRADISI
-
GUBERNUR MAHYELDI SERAHKAN BONUS RP9 KEPADA ATLET DAN PELATIH BERPRESTASI DI SUMBAR; KOMPAK TERUS
-
MAHYELDI AJAK KONI SUMBAR KOMPAK DAN BERSATU MAJUKAN OLAHRAGA
-
PSSI SUMBAR GELAR KONGRES BIASA TAHUNAN 2025, BERIKUT POIN-POIN PENTINGNYA
-
PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN PADA FURNITURE BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
-
DIMANA MUSEUM KOTA BUKITTINGGI?
-
"ANAK DARO" DIKLAIM KOPI KERINCI JAMBI OLEH ROEMAH KOFFIE, POTENSI PENCAPLOKAN BUDAYA MINANG PICU KONTROVERSI
-
MEMBUMIKAN KOPI MINANG: DARI SEJARAH 1840 HINGGA GERAKAN MENANAM KAUM
-
FWK MEMBISIKKAN KEBANGSAAN DARI DISKUSI-DISKUSI KECIL