HOME WEBTORIAL KABUPATEN SOLOK
- Rabu, 22 Juli 2026
Dinas Perkim Kota Solok Kelola Dana TKD Sebesar Rp 15, 32 Milyar, Perkuat Program Bantuan RTLH Dan Kawasan Perumahan
Kota Solok (Minangsatu) — Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Solok menggulirkan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang didanai melalui pos Dana Transfer Ke Daerah (TKD) untuk menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di kawasan rawan bencana.
Dana pusat itu turun setelah bencana banjir bandang yang dipicu oleh curah hujan ekstrem dengan intensitas tinggi melanda sejumlah wilayah di Sumatra Barat termasuk kawasan daerah Kota Solok pada akhir November hingga Desember tahun lalu.
Akibat tingginya curah hujan tersebut mengakibatkan Sungai Batang Lembang dan Batang Gawan yang melintasi wilayah Kota Solok meluap. Luapan air tidak hanya merendam ratusan rumah warga, juga menyebabkan kerusakan infrastruktur yang cukup masif. Beberapa akses jalan rusak serta badan jalan ambles diterjang derasnya aliran sungai.
Di wilayah Kota Solok bencana banjir yang berskala besar tersebut cukup terdampak terutama pada Sembilan Kelurahan yaitu KTK — 390 KK / 1.582 Jiwa, Aro IV Korong — 235 KK / 400 Jiwa, IX Korong — 609 KK / 1.498 Jiwa, Sinapa Piliang — 197 KK / 588 Jiwa, VI Suku — 314 KK / 1.179 Jiwa, Koto Panjang — 245 KK / 1.061 Jiwa., Tanah Garam — 871 KK / 2.652 Jiwa, Nan Balimo — 91 KK / 320 Jiwa, PPA — 25 KK / 95 Jiwa dengan Total terdampak 2.978 KK dengan 9.375 Jiwa dan rumah terdampak 2.233 unit.
![]() |
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kora Solok Hanif, S sos, MM menjawab Minangsatu.com dikantornya, Selasa lalu mengakui Kota Solok akibat hantaman banjir tahun lalu yang cukup parah terutama dibantaran Sungai Batang Lembang dan Batang Gawan yang melintasi Gawan Kelurahan Tanah Garam.
Untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Solok,kata Hanif, mendapat alokasi dana TKD sebesar Rp 15, 32 milyar dengan rincian Rehabilitasi rumah korban bencana dan bedah rumah (RTLH) sebesar Rp 1,20 milyar lebih dan untuk prasarana lingkungan kawasan perumahan sebesar Rp 14,11 milyar lebih.
Program Bantuan RTLH Dana TKD Tahun 2026 ini merupakan alokasi khusus bagi daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana melalui peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Sasaran program ini, tukuk Kadis, adalah masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana dan pernah terdampak bencana hidrometeorologi, meskipun kondisi rumahnya tidak mengalami kerusakan akibat bencana, namun masih tergolong Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Kota Solok pendataan rumah terdampak telah selesai dengan total 19 unit, pengerjaannya dalam waktu dekat akan segera dimulai sesuai tingkat kerusakannya yang tersebar di 9 Kelurahan yaitu Kampung Jawa, Tanah Garam, IX Korong, Koto Panjang, Sinapa Piliang, Aro IV Korong, KTK, dan Nan Balimo ada yang rusak berat dan ringan.
Sedangkan untuk bantuan yang rusak berat akan dibangun baru dengan fondasi lebih tinggi dari yang lama untuk menghindari banjir dengan anggaran dana Rp 60 juta, sementara yang mengalami rusak ringan dan sedang berfariasi sampai Rp 35 juta,"jelas Hanif merinci.
Sementara pemanfaatan dana untuk prasarana lingkungan kawasan perumahan (Fasum/Fasos) sebesar Rp 14,11milyar lebih antara lain akan dimanfaatkan untuk sarana fisik pengadaan 12 kontainer, 3 buah mobil dum truk sampah, 1 truk ambrol, 1 kemfaktor, disusul pembelian 100 unit Bin konteiner, dan 60 buah tong sampah 3 warna.
![]() |
Kuncuran dana TKD dari pusat ini, ujar Kadis Perkim, sangat membantu sekali dalam Operasional sampah di Kota Solok, sebab Kota Solok yang hanya 13 Kelurahan menghasilkan sampah sekitar 45 sampai 50 ton per hari dengan mengoperasionalkan 10 buah truk sampah yang nyaris beroperasi 24 jam.
Untuk truk sampah memang terbatas walau tersedia 21 unit tapi yang layak jalan hanya 10 unit, jadi 11 unit akan diperbaiki agar dapat beroperasi kembali begitu juga bak konteiner yang banyak rusak dimakan usia,"imbuh Hanif.
Terakhir Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan LH Kota Solok Hanif minta kepada seluruh penerima bantuan dapat hendaknya menjaga agar manfaat program ini benar benar dirasakan, sehingga kedepannya mampu meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya permukiman yang lebih layak, aman, dan tangguh terhadap potensi bencana di Kota Solok.(zulnazar)
Editor : melatisan
Tag :Dinas Perkim, Kota Solok, Kelola Dana TKD, Sebesar Rp 15, 32 Milyar, Perkuat, Program Bantuan RTLH, dan Kawasan Perumahan
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
INOVASI DIGITAL LAYANAN PENGADUAN, BUPATI SOLOK LAUNCHING KANAL "LAPOR PAK BUPATI JFP"
-
SATU-SATUNYA DARI SUMATERA, BUPATI SOLOK TERIMA PENGHARGAAN KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS TINGKAT NASIONAL
-
BUPATI SOLOK TERIMA PENGHARGAAN ANUGERAH MERITOKRASI 2023 DARI KASN
-
TERBITKAN PERBUP 25/2020 UNTUK PEDOMAN PELAKSANAAN HIDUP BARU DALAM PENANGANAN COVID-19, KABUPATEN SOLOK SIAP MASUKI NEW NORMAL
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
MENJAGA TRADISI LISAN, MERAWAT JATI DIRI MINANGKABAU

