- Selasa, 16 Maret 2021
Diduga Diserang Macan Dahan, Kerbau Milik Warga Di Koto Laweh Sekarat
Agam, (Minangsatu) - Seekor kerbau milik warga ditemukan sekarat di Jorong Koto Laweh, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu 13 Maret 2021. Hal tersebut diduga kuat serangan satwa liar jenis macan dahan.
"Hasil identifikasi kami di lapangan, kerbau milik Tayib itu diduga diserang oleh seekor macan dahan dewasa. Dikuatkan dari sejumlah jejak yang ada di sekitar lokasi dengan ukuran telapak kaki 5 cm," ungkap Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Bukittinggi, Vera Chiko, Selasa (16/3).
Dijelaskan, dari laporan warga, kerbau tersebut mengalami luka di bagian kaki belakang dan punggung. Sehingga, si pemilik ternak berinisiatif untuk segera membawa kerbau ke rumah potong untuk disembelih.
"Sebagai upaya mencegah konflik satwa liar dengan manusia, kami telah melakukan sosialisasi dengan warga sekitar lokasi agar tidak beraktivitas sampai sore serta mengungsikan ternak ke tempat yang lebih aman," ujarnya.
Hingga saat ini, pihaknya masih mengumpulkan informasi dari warga setempat dan akan melakukan pengusiran macan dahan tersebut ke habitatnya di Hutan Bukit Barisannyangvtidak jauh dari pemukiman.
"Untuk beberapa hari kedepan kami akan berupaya melakukan pengusiran yaitunya menakuti dengan bunyi-bunyian, jika masih ditemukan tanda-tanda keberadaan, kita akan upayakan memasang perangkap," ulasnya.*
Editor : Benk123
Tag :#agam, #macandahan
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
HARIMAU SUMATERA MASUK KANDANG JEBAK DI BATANG PALUPUAHÂ
-
HARIMAU SUMATERA MUNCUL DI JORONG TARUYAN, BKSDA LAKUKAN PENANGANAN LAPANGAN
-
KABAR DUKA, BUDAYAWAN MINANGKABAU YUS DATUAK PARPATIAH MENINGGAL DUNIA
-
PWRI SUMBAR SERAHKAN PAKAIAN BARU UNTUK WARGA TERDAMPAK BANJIR KABUPATEN AGAM
-
RELAWAN PMI AGAM DAN BUKITTINGGI POMPA SEMANGAT WARGA BERGORO
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI
-
BAREH RANDANG PAYAKUMBUH PUNYA RASA MANIS DAN BERBEDA DARI RENDANG DAGING