HOME BIROKRASI KABUPATEN SOLOK SELATAN

  • Senin, 12 Oktober 2026

Dana Transfer Berkurang, Khairunas Dorong OPD Solok Selatan Jemput Anggaran Pusat

Padang Aro (Minangsatu) - Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan bahwa berkurangnya dana transfer ke daerah tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk memperlambat pembangunan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat inovasi, meningkatkan koordinasi, dan lebih aktif menjemput peluang dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Pesan itu disampaikan Khairunas saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Ia mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar mampu beradaptasi dengan dinamika fiskal, tanpa mengabaikan komitmen untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Senin, 12/10/2026

Menurutnya, tantangan keterbatasan anggaran harus dijawab dengan langkah-langkah strategis, bukan sekadar melakukan penyesuaian belanja. Pemerintah daerah dituntut semakin kreatif dalam merancang program, memperkuat komunikasi lintas pemerintahan, serta memastikan setiap potensi sumber pendanaan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Berkurangnya dana transfer ke daerah bukan berarti pembangunan di Solok Selatan harus berkurang. Justru, kondisi ini menuntut kita untuk semakin kreatif, proaktif, dan memperkuat komunikasi serta kolaborasi dengan pemerintah pusat, baik melalui kementerian maupun perwakilan kita di DPR RI,” tegas Khairunas.

Ia secara khusus meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan kesiapan dalam mengusulkan program pembangunan yang berpeluang memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Setiap usulan harus ditopang data yang lengkap, administrasi yang kuat, serta perencanaan yang matang agar memiliki daya saing dan dapat dipertimbangkan oleh kementerian maupun lembaga terkait.

Bupati menilai, kualitas perencanaan dan ketepatan penyusunan dokumen menjadi faktor penting dalam membuka peluang pendanaan di tengah keterbatasan fiskal daerah. Karena itu, setiap OPD harus memahami kebutuhan sektor masing-masing, menyusun program berdasarkan prioritas, dan memastikan usulan yang diajukan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain kesiapan administrasi, Khairunas juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi yang berkelanjutan. Komunikasi dengan pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan perlu dibangun secara aktif agar kebutuhan pembangunan Solok Selatan dapat tersampaikan dengan baik dan memperoleh perhatian sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia berharap seluruh perangkat daerah tidak bekerja secara rutin semata, tetapi mampu membaca peluang, bergerak lebih cepat, dan membangun sinergi untuk menjawab tantangan pembangunan. Setiap kesempatan yang tersedia harus dimanfaatkan dengan baik melalui kerja yang terukur, terencana, dan bertanggung jawab.

Khairunas menegaskan, orientasi utama dari seluruh upaya tersebut adalah menjaga keberlanjutan pembangunan dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan manfaat dari program-program pemerintah. Dengan perencanaan yang lebih berkualitas, koordinasi yang kuat, serta kerja sama seluruh jajaran, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan diharapkan mampu menjaga momentum pembangunan di tengah tantangan fiskal. (Vino/solsel)


Wartawan : Alvino
Editor : melatisan

Tag :Dana Transfer, Berkurang, Khairunas, Dorong OPD Solok Selatan, Jemput Anggaran Pusat

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com