HOME POLITIK KABUPATEN PASAMAN BARAT

  • Kamis, 2 September 2021

Bupati Pasbar Hamsuardi Sampaikan RPApbd 2021

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi sampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Kabupaten Pasaman Barat anggaran 2021
Bupati Pasaman Barat Hamsuardi sampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Kabupaten Pasaman Barat anggaran 2021

Pasaman Barat (Minangsatu) - Bupati Pasaman Barat Hamsuardi sampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Kabupaten Pasaman Barat anggaran 2021 kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pasaman Barat saat rapat paripurna DPRD Pasbar, Kamis (2/9).

"Penyusunan RPAPBD tahun 2021 merupakan wujud nyata kerjasama dan sinergi antara Pemkab Pasaman Barat dengan DPRD, untuk itu terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah memberikan masukan yang konstruktif, sehingga Pemerintah Daerah dapat menyusun RAPBD-P Tahun Anggaran 2021 ini," kata Bupati.

Disampaikan, pendapatan daerah pada APBD tahun 2021 dianggarkan sebesar Rp1.168.452.077.978. Pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2021 diproyeksikan menjadi Rp1.161.914.696.791, mengalami penurunan sebesar Rp6.537.381.187  atau setara dengan 0,6 persen.

Dijelaskan, rincian rancangan pendapatan daerah tersebut adalah Pendapatan Asli Daerah, yang mana pada APBD Tahun Anggaran 2021 dianggarkan sebesar Rp.114.205.396.174, dan pada APBD Perubaha 2021 direncanakan sebesar Rp.121.007.454.132.

"Adapun secara rinci Rancangan Penerimaan PAD pada RAPBD-P tahun 2021 ini, kami jelaskan, Pertama, Penerimaan Pajak Daerah, dianggarkan sebesar Rp27.473.827.291 pada APBD Perubahan 2021 direncanakan sebesar Rp29.811.666.185. Kedua, Penerimaan Retribusi Daerah, dianggarkan sebesar Rp 4.283.280.434, pada APBD Perubahan 2021 direncanakan menjadi Rp 4.305.780.434," terangnya.

Kemudian, katanya, yang Ketiga Penerimaan daerah yang bersumber dari Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dianggarkan sebesar Rp 7.711.662.100, pada APBD Perubahan 2021 direncanakan sebesar 
Rp.6.543.478.588. 

"Keempat Penerimaan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah, dianggarkan sebesar Rp 74.736.626.349, pada APBD Perubahan 2021 direncanakan sebesar Rp. 80.346.528.925,"jelas Hamsuardi.

Pendapatan Transfer Kabupaten Pasaman Barat yang awalnya dianggarkan sebesar Rp 977.796.372.191, pada APBD Perubahan 2021 ditargetkan sebesar Rp 967.156.933.046.

"Berikut rinci penerimaan Pendapatan Transfer pada RAPBD-P 2021, Pertama, Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat, yang dianggarkan sebesar Rp. 928.514.534.000, dan pada APBD Perubahan 2021 direncanakan sebesar Rp. 890.558.804.133. Kedua Pendapatan Transfer Antar Daerah, pada APBD tahun 2021 dianggarkan sebesar Rp. 49.281.838.191, pada APBD Perubahan 2021 direncanakan sebesar Rp. 76.598.128.913,"sebutnya.

Selain itu, Pendapatan Daerah Yang Sah, pada APBD tahun 2021 dianggarkan sebesar Rp. 76.450.309.613, pada APBD Perubahan 2021 ditargetkan sebesar Rp. 73.750.309.613.

Hamsuardi berharap Rancangan Perubahan APBD Tahun 2021 dapat dibahas dan disepakati bersama sesuai mekanisme dengan jadwal yang telah diagendakan Badan Musyawarah Dewan. 

Pihaknya meyakini dengan semangat persatuan dan kebersamaan antara eksekutif dan legislatif akan mampu menetapkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran.*


Wartawan : Afratama
Editor : Benk123

Tag :#pasamanbarat,

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com