HOME PEMBANGUNAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

  • Kamis, 29 Oktober 2026

Bupati Mentawai Tinjau Proyek RSUD Tiga Lantai Di Tuapeijat, Targetkan Selesai Tepat Waktu

Bupati Kep.Mentawai DR.Rinto Wardana, Wabup Jakop Saguruk, Ketua DPRD Ibrani Sababalat, mengunjungi Pembangunan RSUD 3 Lantai di Km9 Tuapeijat Sipora Utara
Bupati Kep.Mentawai DR.Rinto Wardana, Wabup Jakop Saguruk, Ketua DPRD Ibrani Sababalat, mengunjungi Pembangunan RSUD 3 Lantai di Km9 Tuapeijat Sipora Utara

Tuapeijat, (Minangsatu) - Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, bersama Wakil Bupati Jakop Saguruk, S.E., dan Ketua DPRD Ibrani Sababalat, S.H., melaksanakan inspeksi mendadak ke lokasi proyek pembangunan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Mentawai di Km 9, Tuapeijat.

Kunjungan kerja strategis pimpinan daerah ini dilaksanakan persis setelah selesai mengikuti rangkaian upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kantor Bupati Mentawai.

Kehadiran rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut bertujuan untuk memastikan progres fisik pembangunan fasilitas kesehatan masyarakat yang sangat dinanti-nantikan ini berjalan sesuai dengan standar dan tenggat waktu yang telah ditetapkan.

Setibanya di lokasi proyek pembangunan gedung RSUD baru yang dirancang setinggi tiga tingkat tersebut, Bupati beserta rombongan langsung disambut oleh Direktur RSUD Dr. Toni bersama jajaran staf rumah sakit.

Sebelum memasuki area konstruksi aktif, Bupati dan rombongan diwajibkan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap demi menjaga aspek keselamatan kerja di area proyek.

Di lokasi pembangunan, Bupati Dr. Rinto Wardana secara langsung berdialog intensif dengan Manajer Proyek, Pak Edi, guna mempertanyakan sisa masa kontrak kerja yang hanya tinggal menyisakan waktu sekitar dua bulan lagi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Manajer Proyek Pak Edi menyatakan komitmen penuh pihak penyedia jasa untuk memaksimalkan seluruh sisa waktu pengerjaan yang ada di lapangan.

Pihak kontraktor menargetkan pengecoran lantai tiga serta pengerjaan ruangan-ruangan fungsional rumah sakit dapat diselesaikan tepat waktu karena dukungan tenaga ahli dan subkontraktor yang memadai.

Kendati demikian, pihak manajemen proyek mengakui adanya keterlambatan sekitar dua bulan pada awal masa pengerjaan akibat kendala eksternal di luar prediksi.

Faktor utama penghambat tersebut meliputi tantangan cuaca ekstrem di kepulauan serta kendala logistik dan transportasi laut dalam mengangkut material berat ke wilayah Mentawai.

Menghadapi situasi tersebut, pihak kontraktor berencana untuk mengajukan permohonan adendum waktu kepada Kementerian Kesehatan selaku instansi pemilik proyek jika diperlukan penyesuaian durasi akibat faktor cuaca.

Meski sempat merasa pesimis dengan sisa waktu yang sangat singkat, Bupati Dr. Rinto Wardana tetap menaruh harapan besar agar proyek infrastruktur kesehatan vital ini rampung sesuai kontrak.

 "Mudah-mudahan saja tidak ada lagi kendala yang berarti ke depannya sehingga pembangunan dapat selesai tepat waktu," ujar Bupati Dr. Rinto Wardana di hadapan para awak media.

Pada kesempatan terpisah, Ketua DPRD Kepulauan Mentawai Ibrani Sababalat, S.H., mengajak seluruh elemen masyarakat Mentawai untuk memberikan dukungan moral dan doa.

Dukungan masyarakat sangat diperlukan agar kontraktor pelaksana dapat merampungkan pembangunan gedung RSUD modern tiga lantai yang serba komplit ini dengan baik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mentawai, Bandus, yang turut mendampingi kunjungan kerja tersebut, memberikan penjelasan teknis kepada wartawan terkait tantangan geografis daerah.

Kadis PUPR menjelaskan bahwa karakteristik wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada kondisi cuaca dan medan pengangkutan material yang jauh berbeda dari daratan utama menjadi tantangan tersendiri.

Pihak Dinas PUPR tetap berharap proyek strategis nasional di bidang kesehatan ini dapat tuntas seratus persen pada akhir tahun 2026 sesuai dengan batas akhir masa kontrak.

Apabila terjadi kendala di luar perkiraan yang membuat pekerjaan melewati batas kontrak, penyelesaiannya tentu akan diserahkan kepada kebijaksanaan Kementerian Kesehatan selaku pemangku kegiatan.

Kehadiran fasilitas RSUD baru di Km 9 Tuapeijat ini diharapkan mampu menjawab seluruh persoalan krusial masyarakat Mentawai terhadap akses layanan kesehatan yang berkualitas dan representatif.

Pemerintah Daerah Kepulauan Mentawai mengimbau masyarakat untuk turut serta mengawal jalannya pembangunan ini secara positif demi kemajuan daerah dan kesejahteraan bersama. (*)

 


Wartawan : Rijon
Editor : Benk123

Tag :#mentawai

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com