HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN AGAM
- Sabtu, 31 Juli 2021
Bupati Agam Buka Diklat 3 In 1 Pembuatan Hiasan Busana Di Kamang Magek
Kamang Magek (Minangsatu) – Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, membuka secara resmi diklat 3 in 1 pembuatan hiasan busana dengan alat jahit tangan (sulaman timbul), yang digelar oleh Balai Diklat Industri (BDI) Padang, di Aula Kantor Camat Kamang Magek, Jumat (30/7).
Kepala BDI Padang, diwakili Sri Mulyani mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan serta wawasan kepada peserta diklat, mengenai sulaman, sehingga menjadi tenaga kerja yang kompeten dibidangnya.
“Selain itu, diklat ini juga bertujuan untuk membentuk sikap yang profesional bagi peserta diklat agar bisa bekerja dengan baik di bidang industri sulaman,” jelasnya.
Diklat ini, diselenggarakan selama 15 hari, mulai dari 30 Juli-16 Agustus 2021. Diklat diikuti sebanyak 70 peserta yang berasal dari Kecamatan Kamang Magek.
Dijelaskan, pada diklat tersebut akan langsung dibimbing oleh praktisi dan Widyaiswara BDI Padang yang telah memiliki kompetensi dalam bidangnya.
“Nantinya, bagi peserta yang lolos, berhak menerima sertifikat uji kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan akan ditempatkan di KUB-KUB yang telah disepakati, agar bisa terus berproduksi dan bisa monitoring secara bersama,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, mengucapkan terimakasih kepada BDI Padang, yang telah bersedia memberikan pelatihan kepada generasi muda Kabupaten Agam, khususnya di Kecamatan Kamang Magek.
“Pelatihan ini merupakan kegiatan strategis dan bagian penting dalam rangka pengembangan kapasitas sumberdaya di bidang industri sandang di Kabupaten Agam,” ujarnya.
Dikatakan, usaha menjahit dan sulaman termasuk salah satu usaha ekonomi keluarga yang menjadi produk unggulan di Kabupaten Agam, baik itu berupa sulaman, bordir, rendo, konveksi, dan lain sebagainya.
Kepada peserta pelatihan, Andri Warman berpesan, agar mampu memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya, sehingga ilmu yang didapatkan pada pelatihan ini, bisa berguna untuk di kemudian hari.
“Mari kita bersama-sama membulatkan tekad dalam rangka meningkatkan kapasitas industri sandang di Kabupaten Agam, khususnya di Kecamatan Kamang Magek. Sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong peningkatan daya saing di bidang industri kerajinan,” harapnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selam 15 hari tetap mematuhi prokes.*
Editor : Benk123
Tag :#agam
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAGUB SUMBAR SERAHKAN BANTUAN BEDAH RUMAH DI AGAM DAN BUKITTINGGI
-
ANTISIPASI LONJAKAN KENDARAAN LEBARAN, PEMKAB AGAM PETAKAN JALUR ALTERNATIF
-
SALUT, AHMAD FADHIL SISWA SMKN 1 BASO RAUP RP 200 RIBU PERHARI DARI JUALAN TAKOYAKI
-
DWP KEMENDAGRI SALURKAN BANTUAN UNTUK ASN KORBAN BENCANA DI KABUPATEN AGAM
-
AMKBS TALUAK IV SUKU SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN GALODO MALALAK
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN