HOME EKONOMI KABUPATEN PASAMAN
- Selasa, 9 Desember 2025
Bumnag Canggang Mandiri Aia Manggih Selatan Kembangkan Ekonomi Warga Melalui Ternak Lele Dan Kebun Jagung
Bumnag Canggang Mandiri Aia Manggih Selatan Kembangkan Ekonomi Warga Melalui Ternak Lele dan Kebun Jagung
Lubuk Sikaping (Minangsatu) - BUMNag (Badan Usaha Milik Nagari, sebutan untuk BUMDes di Sumatera Barat) menunjukkan optimisme yang tinggi dalam menjalankan usahanya, terutama dengan budidaya ternak lele atau berkebun jagung. Prospek ini dinilai cerah karena didukung oleh beberapa faktor kunci.
Faktor-faktor yang Mendasari Optimisme, antara lain yakni potensi pasar yang luas. Karena ikan lele merupakan komoditas perikanan air tawar yang memiliki permintaan pasar yang stabil di Indonesia, baik untuk konsumsi rumahan, warung makan, hingga restoran besar.
Selain itu, budidaya lele dikenal tidak memerlukan lahan yang luas dan dapat dimulai dengan modal yang relatif terjangkau, menggunakan media seperti kolam terpal atau ember. Ikan lele juga mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan.
Bumnag Canggang Mandiri Nagari Aia Manggih Selatan yang baru dilantik secara resmi pada Akhir September 2025, langsung tancap gas penuhi program ketahanan panggan Desa.
Setelah melalui dua kali Musna BumNag, menetapkan program kerja budidaya pembesaran lele dan kemitraan dalam bidang pertanian tanaman jagung dengan kelompok Tani se-Nagari AMS.
Ketua Bumnag Canggang Mandiri Aia Manggih Selatan, Fatika Oktanas menyampaikan, bahwa penetapan proker yang efektif langsung menyasar pada modal usaha, transparan dan akuntabel. Bumnag Canggang mandiri sangat berharap bisa berhasil. Tentunya dengan persiapan yang matang dan dukungan dari segala pihak, dari pemerintahan maupun masyarakat nagari.
"Kami sangat berharap bisa membuahkan hasil dan benar-benar berdampak secara ekonomi pada masyarakat, khususnya bagi warga Nagari Aia Manggih Selatan," ujar Ketua Bumnag Canggang Mandiri, Fatika Oktanas kepada Minangsatu, Senin (8/12).
Target penjualan, tambah Fatika, tentu saja kedepannya diharapkan bisa bekerjasama dengan dapur MBG dan dapat memenuhi kebutuhan dapur-dapur MBG di Lubuk Sikaping.
Program ketahanan pangan pemerintah melalui dana desa, memang menyasar untuk menyokong program makan bergizi gratis Presiden RI.
"Maka dari itu, kami berharap bisa bekerjasama dan kami pun akan menyiapkan serta memproduksi untuk kebutuhan dapur-dapur MBG tersebut. Target kami bisa panen 2 ton lele perbulan, mulai akhir Januari 2026," jelas Fatika.
Lebih lanjut ia memaparkan, bahwa terdapat beberapa tantangan yang perlu dikelola dengan baik; antara lain yaitu pemilihan benih berkualitas, pengelolaan kualitas air secara rutin, serta biaya pakan yang sering kali menjadi komponen biaya terbesar (sekitar 60%) dalam budidaya lele, sehingga inovasi pakan alternatif atau manajemen pakan yang efisien sangat diperlukan. Sejauh ini kendala mungkin kendala cuaca yang ektrim.
Sementara, Wali Nagari Aia Manggih Selatan, Herizon menyampaikan, bahwa dengan usaha yang dijalani Bumnag tersebut diharapkan berdampak kepada peningkatan ekonomi lokal.
"Keberhasilan usaha ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Nagari (desa) dan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga disini seperti yang diprogramkan dan direncanakan," ungkap Herizon. (M. Afrizal)
Editor : melatisan
Tag :Bumnag, Canggang Mandiri, Nagari Aia Manggih Selatan
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN NASABAH, SECURITY BANK NAGARI LUBUK SIKAPING JEMPUT BOLA KE PASAR TRADISIONAL
-
BUDI LICA CHANDRA: GEBYAR HADIAH TABUNGAN BANK NAGARI, AYO TINGKATKAN SALDONYA RAIH HADIAHNYA
-
BANK NAGARI LUBUK SIKAPING IMBAU NASABAH WASPADAI MODUS KEJAHATAN PERBANKAN, JANGAN MUDAH PERCAYA HOAKS
-
BUDI LICA CHANDRA: DENGAN SEMANGAT SUMPAH PEMUDA, AYO BELANJA HEMAT VIA QRIS OLLIN BANK NAGARI
-
BANK NAGARI LUBUK SIKAPING HADIRKAN PROMO SUMPAH PEMUDA 2025, SUKU BUNGA KREDIT UMKM TURUN