HOME PENDIDIKAN KOTA PADANG

  • Kamis, 14 Mei 2026

Buku 'Kinantan Melintas Zaman' Karangan Irwan Setiawan Dibedah Di FIB Unand

Buku 'Kinantan Melintas Zaman' Karangan Irwan Setiawan Dibedah di FIB Unand

Padang (Minangsatu) - Buku berjudul 'Kinantan Melintas Zaman' karangan Irwan Setiawan, S. Pd dibedah secara ilmiah oleh Ruang Baca Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas, Selasa (12/05/2026).

Pada acara bertajuk Seminar dan Bedah Buku 'Kupas Tuntas Kinantan Melintas Zaman, Membaca Budaya dan Konflik dalam Landscape Digital', Irwan mengatakan bahwa buku yang ditulisnya merupakan manifestasi dari ide-ide dalam skripsinya saat masih menjadi mahasiswa di Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Padang (UNP).

"Buku Kinantan Melintas Zaman, sebenarnya berasal dari skripsi waktu kuliah di UNP. Setelah menerbitkan dua buku sebelum ini maka saya coba untuk menyempurnakan draf tulisan yang telah ada sejak 2005 ini dengan menambah dan memperkaya isi buku dengan berbagai peninggalan bersejarah di kota Bukittinggi," katanya.

Irwan juga menggaris bawahi bahwasanya sebagai generasi muda yang ingin menulis dan menerbitkan buku, mahasiswa harus berani melangkah dan mengambil kesempatan lewat skema-skema solutif penerbitan buku yang ada pada saat sekarang ini.

"Bila anda punya draf tulisan untuk buku maka maksimalkan dan lanjutkan ke proses penerbitan. Lakukan proses penerbitan secara indie, sehingga karya kita bisa terbit dan bisa dibaca orang lain," ujarnya.

"Apalagi di zaman ini proses penerbitan mandiri tidak memerlukan biaya yang besar, sebab ada penerbit-penerbit yang bersedia membantu penerbitan dengan biaya yang murah," ulas Irwan.

Guru Sejarah SMKN 1 Baso ini juga menegaskan bahwa memulai lebih awal untuk menulis lebih baik dari pada menunggu keadaan sempurna yang dianggap siap untuk berkarya.

"Jangan menunggu sempurna baru berkarya namun berkaryalah hingga nanti semua akan sempurna. Sebab dalam penulisan ada peluang perbaikan dan perubahan setelah kita mendapat masukan, kritik dan saran," tegas Irwan.

Menanggapi karya Irwan, Dosen Program Studi Sejarah FIB Unand Dr. Hary Efendi, S.S, M.A dalam sambutannya mengapresiasi inisiasi Ruang Baca Sejarah Unand menggelar seminar dan bedah buku. Geliat dunia intelektual kampus tak bisa dipisahkan dari kegiatan- kegiatan yang mengasah pola fikir, kepekaan dan analisis kritis.

"Kampus Universitas Andalas khusus Fakultas Ilmu Budaya termasuk pelopor dalam kegiatan Seminar dan Bedah Buku. Mahasiswa harus aktif membentuk kelompok-kelompok diskusi, kegiatan FGD, seminar dan bedah buku sebagai ajang mengasah kemampuan berfikir kritis," ulasnya.

"Membaca berbagai buku, meningkatkan literasi dan coba berkarya nyata sebagai wujud eksistensi kita sebagai mahasiswa," jelas Hary.

Acara seminar dan bedah buku dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. Dr. Ike Revita, S.S, M.Hum, CRP dan dipandu oleh Ahmad Febriansyah seorang Mahasiswa Ilmu Sejarah Universitas Andalas.


Wartawan : Rivo
Editor : melatisan

Tag :Buku, Kinantan Melintas Zaman, Karangan, Irwan Setiawan, Dibedah, FIB Unand

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com