HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN AGAM

  • Selasa, 26 Januari 2021

Buka Lahan Sawit, Warga Di Tiku V Jorong Nyaris Gilas Puluhan Butir Telur Buaya

Petugas BKSDA Resor Agam saat berada di lokasi buaya bertelur.
Petugas BKSDA Resor Agam saat berada di lokasi buaya bertelur.

Agam, (Minangsatu) - Puluhan butir telur buaya muara Crocodylus Porosus nyaris digilas alat berat di kebun milik warga Jorong Ujuang Labuang Timur, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara. Hal itu hampir terjadi dikarenakan telur tersebut ditemukan saat pemilik kebun akan mengolah lahan.

"Benar, buaya tersebut diketahui membuat sarang dan bertelur ketika warga sedang melakukan pengolahan lahan dengan mempergunakan alat berat dalam rangka penanaman kelapa sawit dilokasi pada Senin (25/1)," ungkap Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Resor Agam, Ade Putra, Selasa (26/1).

Dari hasil pantauan BKSDA Resor Agam, diketahui jumlah telur satwa langka dan dilindungi tersebut berjumlah sekitar 53 butir, namun 7 diantaranya sudah pecah dan rusak. Berdasarkan prilaku dan kebiasaan, telur buaya tersebut akan menetas dalam 90 hingga 110 hari. Selama masa itu, sang induk akan selalu berada dan berjaga di sekitaran sarangnya.

"Biasanya biawak dan kadal merupakan predator yang selalu mengintai keberadaan telur satwa buaya. Sehingga hal ini membuat sang induk lebih waspada dan agresif terhadap keberadaan makhluk lain di sekitarnya," ujarnya.

Dikatakan, dengan adanya temuan itu, maka merupakan ke empat kalinya sejak 2018, buaya bertelur di lokasi itu. Satwa buaya cenderung mencari tempat yang aman serta nyaman untuk kawin dan bertelur.

“Diduga karena lokasi tersebut dianggap aman dan nyaman maka dijadikan tempat bertelur oleh satwa yang aktif pada malam hari tersebut,” sebutnya lagi.

Ditambahkan, buaya merupakan jenis satwa yang dilindungi oleh peraturan perundangan di Indonesia, yaitu Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

"Saat ini, kami sudah memasang spanduk pemberitahuan dan peringatan di lokasi yang berjarak 400 meter dari pemukiman warga tersebut," ulasnya.*


Wartawan : M. Fadillah
Editor : Benk123

Tag :#agam

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com