HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Selasa, 30 Januari 2024
BNPB Dan Kemensos RI Serahkan Bantuan Penanganan Erupsi Marapi Ke Pj Wako Sonny
BNPB dan Kemensos RI Serahkan Bantuan Penanganan Erupsi Marapi ke Pj Wako Sonny
Pd. Panjang (Minangsatu) - Pemko Padang Panjang menerima bantuan penanganan darurat bencana erupsi Gunung Marapi, dari BNPB dan Kemensos RI, Selasa (30/1/2024). Bantuan tersebut, merupakan hasil tindak lanjut kunjungan Pj Wali Kota, Sonny Budaya Putra, di kedua lembaga negara tersebut beberapa waktu lalu.
Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, dan diserahkan langsung Tenaga Ahli Kepala BNPB, Brigjen Pol. (Purn) Ir. Ary Laksmana Widjaya, S.H. M.Si, Kasubdit Pemulihan Sarana Kedeputian Bidang Penanganan Darurat, Yustam Syahril, M.H, Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Padang, Hasyim kepada Pj Wako Sonny.
Bantuan diserahkan BNPB, berupa Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp250 juta, serta bantuan Logistik dan Peralatan Penanganan Darurat Bencana Erupsi Gunung Marapi. Jenis bantuan, antaranya satu unit tenda pengungsi, tenda keluarga, selimut, terpal, matras, kasur lipat, hygiene kit, paket sembako, masker dan sabun cair.
Sedang dari Kemensos, bantuan diberikan berupa logistik, seperti kasur, selimut, sandang anak, kids ware, family kit B, peralatan dapur keluarga, velbett, tenda gulung, tenda keluarga portable B, tenda serba guna dan penjernih air dengan total bantuan sebesar Rp332.230.000.
Ary Laksmana Widjaya menyampaikan, bantuan yang diberikan secara simbolis ini pertama kali diberikan untuk Kota Padang Panjang dan juga diberikan DSP Rp250 juta.
Untuk bantuan logistik, saat ini masih dalam perjalanan. Tolong digunakan bantuan ini sebagaimana mestinya, untuk penanggulangan bencana Erupsi, ujarnya.
Sedang Yustam Syahril, menambahka, khusus DSP senilai Rp250 juta, itu digunakan untuk operasional petugas di lapangan. Seperti untuk transportasi, BBM, makan minum, pengganti uang saku dan sebagainya. Ini sesuai dengan Peraturan Kepala BNPB No 4 Tahun 2020 yang mengatur penggunaan DSP ini, jelasnya.
Dalam status siaga darurat bencana ini, Yustam berharap petugas gabungan, seperti TNI-Polri, BPBD dan instansi lainnya melakukan piket kesiapsiagaan bencana di posko telah dibentuk. Petugas gabungan bertugas memantau, dan menerima laporan jika ada yang terdampak atas bencana Erupsi. “Jangan sampai petugas tidak siap sedia,” pesannya mengingatkan.
Ditambahkannya, jika sewaktu-waktu terjadi bencana luar biasa selain Erupsi, bantuan yang sudah diserahkan BNPB bisa saja disalurkan untuk penanganan dampaknya, tukuknya.
Sementara Pj Wako Sonny, dikesempatan itu tak lupa mengucapkan terima kasih kepada BNPB dan Kemensos, yang sudah menyalurkan bantuan untuk penanggulangan bencana Erupsi Gunung Marapi. Alhamdulillah, kunjungan kami ke BNPB dan Kemensos beberapa waktu lalu berbuah manis, ucap Sonny.
Ikut hadir sian itu, Kapolres, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, SIK, MAP, Dandim 0307/TD, Letkol Czi. Sutrisno, S.T, MIP, Pj Sekdako, Dr. Winarno, M.E, Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra Setdako, Syahdanur, S.H, M.M, Kepala BPBD Kesbangpol, I Putu Venda, SSTP, M.Si dan sejumlah kepala OPD, Camat dan Lurah serta undangan lainnya.
Editor : melatisan
Tag :#Bantuan #Darurat Kebencanaan #Gunung Marapi
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
492 MUSTAHIK TERIMA ZAKAT PROGRAM PADANG PANJANG PEDULI
-
PENGHUJUNG RAMADAN, TP PKK BERBAGI TAKJIL UNTUK WARGA
-
TP PKK PADANG PANJANG SALURKAN BANTUAN SEMBAKO KE WARGA KURANG MAMPU
-
KEJARI GELAR BAZAR RAMADAN, SEDIAKAN SEMBAKO MURAH
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK