HOME POLITIK KABUPATEN PASAMAN
- Rabu, 13 Mei 2020
Bertengkar Dengan Petugas Di Posko Perbatasan, Kader Gerindra Kena SP 1
Pasaman (Minangsatu) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Pasaman mengambil tindakan tegas terhadap Marthias, kadernya yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Pasaman.
Partai Gerindra melayangkan surat peringatan pertama (SP1) kepada anggota dewan tersebut, karena dinilai bersikap tidak beretika terhadap petugas PSBB di perbatasan Kabupaten Pasaman–Agam.
Menurut Ketua DPC Gerindra Pasaman, Bustomi, pihaknya telah mengeluarkan Surat Peringatan (SP) 1 terhadap Marthias. Karena perbuatannya sebagai anggota DPRD Pasaman tidak mencerminkan perilaku yang baik dan tidak patut dicontoh oleh masyarakat.
“Saya selaku Ketua DPC Gerindra Pasaman sangat kecewa terhadap Kader saya sendiri. Seharusnya, sebagai wakil rakyat, dia menjadi panutan masyarakat, bukan berbuat yang semena-mena seperti yang viral di video tersebut,” kata Bustomi, Selasa (12/5).
Bustomi yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Pasaman, mengaku telah berkoordinasi dengan DPD Gerindra Sumbar dan DPP Gerindra terkait penerbitan SP 1 yang diterbitkannya tersebut.
“Pada prinsipnya, DPD Gerindra Sumbar dan DPP Gerindra setuju diterbitkannya SP 1 tersebut. Perbuatannya dianggap melanggar AD/ART partai,” paparnya.
Bustomi juga menilai, perbuatan Marthias sangat mencoreng nama Partai Gerindra dan juga lembaga DPRD Pasaman.
“Jangan karena ulah perbuatannya, simpati masyarakat menjadi berkurang terhadap Partai Gerindra. Sebagai pemilik kursi terbanyak di DPRD Pasaman, tentu hal ini tidak kita inginkan,” ucapnya.
Secara lembaga, dia sendiri juga mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Kehormatan (BK) DPRD Pasaman.
“Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kita berharap kepada semua lapisan masyarakat agar tetap menaati aturan dari pemerintah selama PSBB ini berlangsung,” harapnya.
Sebelumnya, perbuatan tidak terpuji diperlihatkan oleh seorang anggota DPRD Pasaman dari Fraksi Partai Gerindra, Marthias terhadap petugas PSBB di perbatasan Pasaman – Agam.
Dalam video yang berdurasi 1 menit 34 detik tersebut, terlihat Marthias beradu mulut dengan petugas PSBB karena disuruh melakukan cek kesehatan dan disuruh memakai masker.
Video tersebut sempat viral di media sosial dan media nasional serta banyak mendapat tanggapan negatif oleh pengguna media sosial.
Editor : sc.astra
Tag :#poskoperbatasan #kaderGerindra #pasaman #sp1
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
CICI WAHYUNI: PEREMPUAN PUNYA PERAN PENTING UNTUK KEMAJUAN PASAMAN
-
ANGGOTA DPRD PASAMAN YUNELDA ASRA, IMBAU PEREMPUAN UNTUK BERKARYA DAN BERDAYA
-
DPC PPP PASAMAN GELAR PENDIDIKAN POLITIK, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA DEMOKRASI PASCA MUKTAMAR KE-X
-
MUSDA KE VI PKS KABUPATEN PASAMAN, SERUKAN KEKOMPAKAN KOKOH BERSAMA UNTUK MAJUKAN PASAMAN
-
PERDANA DI SUMBAR, BAWASLU PASAMAN BERSAMA KI BERINOVASI UNTUK PENGUKUHAN DUTA KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL