HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Selasa, 18 Oktober 2016
Bersihkan Pohon Pelindung Dari Tempelan Tanda Gambar
PAYAKUMBUH (Tingkapone) – Dianggap menganggu keindahan kota, Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, memerintahkan anggota Satpol PP setempat untuk membersihkan pohon-pohon pelindung tersebut dari beragam pamphlet, atribut atau reklame dari sejumlah yayasan pendidikan dan perusahaan swasta. Bahkan ratusan tanda gambar pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh yang ikut menghiasi pohon-pohon pelindung di kota itu, diperintahkan untuk dibersihkan sejak Senin (17/10) hingga beberapa hari ke depan.
Kepala Satpol-PP Payakumbuh Fauzi Firdaus, SP, di Balaikota Payakumbuh, Selasa (18/10), menginformasikan, pihaknya diinstruksikan untuk menurunkan seluruh tanda atribut, termasuk gambar pasangan calon itu wako/wawako. “Tidak ada pilih kasih dalam menurunkan atribut itu, siapa pun pemiliknya, tetap kami turunkan. Walikota Riza Falepi sudah memerintahkan saya untuk itu,” tegas Fauzi.
Menurut Fauzi Firdaus, sejak sebulan terakhir, nyaris semua pohon pelindung di pinggir jalan dalam kota Payakumbuh, bergantungan tanda gambar pasangan calon kepala daerah. Begitu juga atribut atau reklame dari sejumlah yayasan pendidikan dan perusahaan swasta. Pemasangan dimaksud, dilakukan tanpa meminta izin kepada pemko atau SKPD terkait. “Jika meminta izin, sudah jelas tak diberikan. Pohon pelindung tidak boleh dirusak dengan paku,” ungkap Fauzi.
Kepala Kantor Lingkungan Hidup Payakumbuh Prima Yanuarita, SH, ketika dihubungi, membenarkan, jika pohon-pohon pelindung yang ada dipinggir jalan, sudah banyak yang dipaku, dengan menempelkan tanda gambar pasangan calon kepala daerah dan gambar atau iklan lainnya. Padahal, sesuai Peraturan Walikota Payakumbuh, pohon pelindung tidak boleh dipakai untuk memasang tanda gambar atau atribut lainnya. Termasuk memasang spanduk.
Pohon pelindung yang dipaku, katanya, akan merusak struktur pohon tersebut. Dampaknya, batang pohon dimaksud akan membusuk dan lapuk. Dikhawatirkan, jika angin kencang akan membuat pohon tersebut patah atau tumbang, sehingga mengancam keselamatan pemakai jalan atau rumah penduduk, katanya.
[ Rahmat Simona ]
Editor :
Tag :Atribut, Bersihkan, Payakumbuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PULUHAN RIBU PASANG MATA TERPUKAU SAKSIKAN PAWAI ALEGORIS DI KOTA PAYAKUMBUH
-
DUTA GENRE BUKAN SEKADAR AJANG KOMPETISI REMAJA, TAPI INVESTASI DAERAH BANGUN SDA UNGGUL
-
PASAR SEMBAKO MURAH WANITA KHADIJAH ZAMAN NOW DISERBU MASYARAKAT PAYAKUMBUH
-
GELAR TRADISI BAADOK-ADOK, KETUA DPRD PAYAKUMBUH APRESIASI ANAK NAGORI KOTO NAN GODANG
-
JUMAT BERDAMPAK, KEPEDULIAN INSAN PLN UP3 PAYAKUMBUH HADIRKAN SENYUM DAN HARAPAN BAGI LANSIA
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG