HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 15 Oktober 2021
Beri Kemudahan Pada Warga, BPKAD Buka Layanan PBB Di Gedung M. Syafei
Pd. Panjang (Minangsatu) - Mendongkrak capaian realisasi pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB), sekaligus memberikan kemudahan pelayanan ke masyarakat. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) buka layanan pembayaran PBB di Gedung M. Syafei, sejak pekan lalu.
Kata Kepala BPKD, Dr. Winarno, ME kepada Minangsatu, Jumat (15/10/21) menjelaskan, Bidang Pendapatan pada BPKAD membuka stand ini guna meningkatkan animo sekaligus memberikan kemudahan kemasyarakat dalam pelunasan kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), ujarnya.
Untuk itu, kita mengimbau agar masyarakat untuk dapat melakukan pelunasan PBB sebelum jatuh tempo pada 31 Oktober. Kepada masyarakat yang tidak sempat melakukan pelunasan PBB-nya ke kelurahan atau ke bank, bisa mendatangi pelayanan yang disediakan pihaknya dikomplek gedung Mhd. Syafei, terang Winarno.
Ditambahkannya, saat ini di Kota Padang Panjang tingkat partisipasi masyarakat dalam pelunasan PBB masih diangka 50 sampai 60 persen. Selain dipengaruhi pandemi Covid-19, faktor lainnya yang mempengaruhi disebabkan belum sampainya SPPT PBB ke tangan mereka.
"Mudah-mudahan, melalui kegiatan ini target PBB dapat tercapai," tandas Winarno.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL