HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN PESISIR SELATAN
- Senin, 12 Desember 2022
Bawaslu Pessel Raih Dua Penghargaan Sekaligus Dalam Anugerah Komisi Informasi 2022
Padang (Minangsatu) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pessel, meraih predikat Informatif dan Terbaik kedua pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (AKIP) pada 2022 kategori Bawaslu Kabupaten dan Kota yang dilaksanakan Komisi Informasi Sumatera Barat di Hotel Truntum Padang, Senin (12/12).
Piagam yang diserahkan oleh Gubernur Provinsi Sumatera Barat Mahyeldi, diterima langsung oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan Rinaldi. Pada tahun ini Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat mengumumkan 24 (dua puluh empat) Badan Publik di Sumbar yang dinilai telah informatif dalam menyampaikan informasi kepada publik dan Bawaslu Pessel salah satu diantaranya.
Ketua Bawaslu Pesisir Selatan, Erman Wadison mengucap syukur dan terima kasih pada semua pihak yang mendukung, terutama tim kerja di Bawaslu Pessel atas capaian ini.
“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras teman-teman yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam Keterbukaan Informasi publik di Bawaslu Pessel," katanya.
Ia mengatakan, upaya Bawaslu Pessel untuk meraih penghargaan ini tidaklah mudah. Berkaca pada anugerah serupa pada tahun sebelumnya, Bawaslu Pessel selalu menjadi nominasi sepuluh besar selama beberapa tahun terakhir dan peringkat kesatu pada tahun 2018 silam.
"Anugerah sebagai lembaga informatif menjadi motivasi agar Bawaslu Pessel menjadi lebih baik dan mendorong terwujudnya penyelenggaraan pengawasan Pemilu yang transparan, efektif, dan efisien serta dapat dipertanggung jawabkan, khususnya di Pessel," katanya.
Erman berharap melalui Keterbukaan Informasi akan melahirkan kepercayaan publik terhadap proses pengawasan Pemilu yang dilakukan Bawaslu Pessel, sehingga pada akhirnya akan dapat mewujudkan Pemilu yang demokratis.
Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat, Nofal Wiska menambahkan ada 24 badan publik yang mendapat predikat informatif dari 9 kategori yang ditetapkan oleh Komisi Informasi Provinsi Sumbar. Dan ada 393 badan publik yang kami lakukan penilaian terkait keterbukaan informasi ini.
Terakhir Kepala Sekretariat, Rinaldi menambahkan, “Tantangan ke depan terkait keterbukaan informasi publik banyak sekali, maka diharapkan badan publik dapat memperkuat fungsi PPID agar tidak sampai bersengketa ke komisi informasi," tutupnya.(*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
POHON TUMBANG DI JALAN NASIONAL PESISIR SELATAN, WAKA POLRES KOMPOL SYAFRIZEN TURUN BANTU WARGA
-
INVESTASI EKOLOGIS UNTUK NELAYAN: PT SEMEN PADANG BERSAMA KODAERAL II HADIRKAN 1.000 MANGROVE DI PANTAI MANJUTO
-
SINERGI MEMBANGUN NAGARI, WAKAPOLRES PESSEL WAKILI KAPOLRES NARASUMBER RAKERNAS PKPS 2026 DI PAINAN
-
BAWASLU PESISIR SELATAN JARING AGEN PENGAWASAN PARTISIPATIF MELALUI PROGRAM KELAS PEMILU STAI BALAISELASA
-
WAKA POLRES PESISIR SELATAN SERAHKAN SANTUNAN DUKA KEPADA KELUARGA ANGGOTA POLRES PESSEL
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL