HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Kamis, 4 September 2025
Bank Nagari Bantu Penanganan Dampak Kebakaran Pasar Payakumbuh Sebesar Rp 90 Juta
Bank Nagari Bantu Penanganan Dampak Kebakaran Pasar Payakumbuh Sebesar Rp 90 Juta
Payakumbuh (Minangsatu) - Bank Nagari Sumatera Barat, Bank Nagari Cabang Payakumbuh dan Bank Nagari Syariah Cabang Payakumbuh secara bersamaan menyerahkan bantuan senilai Rp90 juta untuk penanganan dampak kebakaran Pasar Blok Barat Pusat Kota Payakumbuh.
Pada kesempatan itu, adapun bantuan yang disalurkan adalah Rp75 juta dari Bank Nagari, Rp7,5 juta dari Bank Nagari Cabang Payakumbuh, dan Rp7,5 juta dari Bank Nagari Syariah Cabang Payakumbuh.
Selain menyerahkan bantuan berupa uang tunai tersebut, Bank Nagari Cabang Payakumbuh dan Bank Nagari Syariah Cabang Payakumbuh juga akan membantu meringankan kredit/angsuran bagi pedagang yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran hebat yang menghanguskan ratusan toko, palung dan lapak pedagang berupa restrukturisasi hutang.
"Terhadap korban, akan kita (Bank Nagari) restrukturisasi dan tangguhkan terhadap pokok dan bunganya, hal itu kita mulai bulan ini. Termasuk penyesuaian ulang perjanjian pinjaman oleh bank atau lembaga keuangan untuk membantu debitur yang mengalami kesulitan finansial, bukan menghapus utang, tetapi meringankan beban cicilan dengan mengubah skema pembayaran, seperti memperpanjang tenor, menurunkan suku bunga, atau mengurangi tunggakan bunga, agar debitur dapat tetap memenuhi kewajibannya," ungkapkan Kepala Bank Nagari Cabang Payakumbuh, Afnizon usai menyerahkan bantuan dan meninjau langsung lokasi kebakaran.
Afnizon mengatakan, jumlah pedagang korban kebakaran yang menjadi Nasabah Bank Nagari Payakumbuh mencapai puluhan orang, namun yang terdampak belasan orang.
"Nasabah kita pedagang yang menjadi korban kebakaran mencapai puluhan orang, namun yang terdampak belasan orang," tambahnya didampingi Direksi Bank Nagari Pusat, Dt. Ronni Adrian dan Kepala Cabang Bank Nagari Syariah, Dewi Purnama, kemaren.
Afrizon menjelaskan, saat ini Bank Nagari Cabang tengah melakukan pendataan terhadap kondisi korban kebakaran yang terdampak.
"Saat ini kawan-kawan di Cabang tengah melakukan pendataan pedagang yang terdampak, apakah dampaknya sedang, parah atau seperti apa," tukuknya.
Sementara terkait peluang diberikannya kredit tambahan, Afrizon menyebut akan melihat perkembangan kedepannya.
"Terhadap peluang kedepan, apakah ditambah atau tidaknya tergantung kepada kemampuan masing-masing nasabah untuk membayar." pungkasnya.
Sementara itu, Pemko Payakumbuh menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang ikut menyalurkan bantuan terhadap musibah kebakaran pasar Payakumbuh.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas yang menguatkan masyarakat Payakumbuh untuk bangkit kembali.
“Atas nama Pemko Payakumbuh dan seluruh pedagang yang terdampak, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan yang sangat berarti bagi kami,” kata Wako Zulmaeta.
Ia menambahkan, musibah kebakaran yang terjadi pada Selasa (26/08/2025) dini hari telah menghanguskan lebih dari 400 kios dan membuat sekitar 552 pedagang kehilangan tempat usaha.
Dalam kondisi seperti ini, dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari daerah tetangga, perbankan dan pihak-pihak lainnya menjadi sumber kekuatan bagi pemko dan masyarakat Payakumbuh.
Editor : melatisan
Tag :#Bantuan Bank Nagari
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PAYAKUMBUH BONGKAR 20 BANGUNAN MELANGGAR
-
PAYAKUMBUH DINOBATKAN SEBAGAI PENYERAH PIUTANG TERBAIK 2026
-
BANTUAN PRESIDEN PRABOWO DISALURKAN KEPADA 30 WARGA PAYAKUMBUH
-
168 WARGA BINAAN LAPAS PAYAKUMBUH TERIMA REMISI, 4 ORANG BEBAS
-
UPACARA PERINGATAN HUT RI KE-81 BERLANGSUNG KHIDMAT DI PAYAKUMBUH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG