HOME PENDIDIKAN RANTAU
- Senin, 18 Maret 2019
Bangkitlah Pemuda, Ubah Peradaban
Bogor (Minangsatu) – Saat ini Indonesia memiliki generasi muda usia produktif sebagai dampak bonus demografi. Bonus ini dapat memberikan dampak positif apabila diberdayakan dengan baik, dan dapat berdampak sebaliknya jika tidak dimanfaatkan secara bijak. Pengelolaan pemuda berbasis kepemimpinan marak digaungkan oleh banyak negara, hal tersebut tak terlepas dari peran pemuda sebagai tonggak kemajuan suatu bangsa.
Pada relis humas Dompet dhuafa yang diterima Minangsatu, Senin (18/3) disebutkan, dalam sesi pagi National Mission 2019, Syafei Al Bantanie, Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan, memaparkan materi Misi Kepemimpinan Pemuda untuk Membangun Peradaban. Menurut Syafei pemuda akan selalu dihadapkan dengan berbagai tantangan sebagai bagian dari penempaan diri.
“Penempaan merupakan salah satu cara Allah untuk melihat apakah kita pantas mengemban amanah di Bumi. Kita adalah pemimpin maka persiapkan diri agar dapat melewati ujian dengan baik,” katanya dihadapan 64 penerima manfaat BAKTI NUSA.
Ia menambahkan jika pemuda ingin menggapai misi penting bangsa dan ingin menorehkan sejarah kehidupan maka pantang untuk merasa lemah, sebab kekuatan dari dalam diri itu penting.
“Allah melihat usaha umatnya dalam menjadi bagian pemimpin, usaha itulah yang akan menjadi bahan bakar agar idealisme tetap kokoh menopang diri untuk terus berkhidmat kepada masyaakat. Ingat misi kita bukan hanya Indonesia tapi dunia. Maka luaskan misi dan luaskan mimpi agar langkah menjadi pemimpin dapat terus terpatri,” tegasnya.
Pada kesempatan kali itu Syafei turut menjelaskan materi seputar kepemimpinan Islam pada masa Rasulullah, ia berujar jika Indonesia saat ini kekurangan pemuda yang mampu menjawab tantangan di bidang strategis, padahal salah satu cara agar suara pemuda didengar ialah dengan menguasai bidang-bidang strategis di negara ini.
“Buatlah roadmap dan pastikan ada misi besar di balik roadmap tersebut. Bonus demografi jika dikelola sebaik-sebaiknya akan membawa kebanggaan dan kebaikan bagi negara kita. Perlu diingat pemuda itu pemikul tanggung jawab, buatlah karya yang dapat terus bermanfaat dan mari berpikir misi kita untuk dunia,” tutup Syafei.
Editor : T E
Tag :Dompet Dhuafa
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
HADIRI REUNI SMPN 1 DUMAI, MAHYELDI TEKANKAN PENTINGNYA MENJAGA PERSAUDARAAN
-
GUBERNUR MAHYELDI AJAK MAHASISWA MINANG PERSIAPKAN DIRI MENUJU INDONESIA EMAS 2045
-
ANAK-ANAK BELAJAR MENYEMAI BENIH PADI DI SEKOLAH ALAM LUBUK PUSAKO DESA TEBAT PATAH
-
TEGUH SANTOSA : MEDIA SIBER BISA DIJADIKAN RUANG BELAJAR KEDUA OLEH ANAK BANGSA
-
PUTRA SITANANG, AGAM RIFKI CHANDRA UTAMA JADI REKTOR ITBMP PURBALINGGA
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG