HOME PERISTIWA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Senin, 2 April 2018
ASN Berdosa Jika Pendapatan Tak Sebanding Dengan Produktifitas
Padang (minangsatu) - Paca libur 3 hari (30, 31 Maret, 1 April), kehadiran ASN kantor gubernur Sumbar di hari Senin (2 April 2018), diperiksa Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit.
Walaupun sebelumnya Wagub telah menerima laporan jumlah peserta dari komandan tiap barisan eselon III, per Biro dan Satpol PP, namun Nasrul Abit didamping Sekdaprov Dr. H. Ali Asmar, MPd, Asisten, Staf Ahli Gubernur dan Kepala Biro, tetap mengecek kehadirannya.
"Saya sengaja periksa langsung tiap barisan, terutama eselon III, karena kadang-kadang eselon III hanya hadir 30-40 persen saja, hari ini cukup baik," ujar Wagub.
Kehadiran eselon III pada apel pagi merupakan teladan bagi yang lain, mengingat eselon III merupakan pejabat penyelia yang menghubungkan dengan eselon IV dan staf, kepada eselon II.
"Bagaimana mungkin meningkatkan kinerja jika pimpinan tidak bisa memperlihatkan kualitas diri dan disiplin. Eselon III menjadi panutan bagi ASN di bawahnya, yakni Eselon IV dan staf.," tegas Nasrul.
"Saudara memiliki tanggungjawab untuk menata. Kalau kita memanej, kita harus jadi panutan. Nah kalau kita tidak bisa jadi panutan, bagaimana akan memanaej orang lain ? kalau diri sendiri saja tidak tertib ?" imbuh Wagub.
Wagub Nasrul Abit juga menyinggung sejumlah tuntutan kenaikan tunjangan daerah bagi ASN di lingkungan Pemprov Sumbar, hal ini sering didengungkan dan terdengar akhir-akhir ini.
Wagub menjelaskan, dalam kondisi keuangan daerah yang sempit dan terbatas, anggaran yang akan digunakan untuk mewujudkan hal tersebut dapat menyebabkan anggaran pembangunan daerah tersedot. Dengan kata lain, kenaikan tunjangan daerah secara tidak langsung akan mengurangi dana pembangunan di Sumbar yang manfaatnya jelas-jelas dirasakan langsung oleh masyarakat.
Oleh karena itu, seandainya benar ingin dinaikkan (tunjangan daerah), ASN di lingkungan Pemprov Sumbar harus memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, antara lain dengan disiplin, tanggung, jawab, dan kinerja yang optimal.
Lebih lanjut dikatakan, soal adanya draft penataan sistem penggajian, pemberian tunjangan dan fasilitas PNS menuju pada sistem yang adil dan layak, yang berdasarkan tugas, tanggung jawab, beban kerja serta kinerja dengan sistem single salary.
"Jika penghitungannya mampu memberikan keadilan bagi ASN secara kualitas tentu akan memberikan amalan masuk surga, jika nanti penghitungan itu sama rata,sama rasa, tidak membawa perubahan produktifitas ASN, maka tanggung pulalah dosanya, ujar Wagub Nasrul Abit.
(Rel/Batuah)
Editor :
Tag :#Berdosa_Jika_Produktifitas_Tak_Sebanding_Pendapatan_ASN
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SUMBAR DIDORONG JADI DAERAH PERCONTOHAN NASIONAL DALAM PENANGANAN BENCANA
-
MENDAGRI TEGASKAN AKURASI DATA JADI KUNCI PERCEPATAN PEMULIHAN PASCABENCANA SUMBAR
-
PEMERINTAH TETAPKAN SKEMA BANTUAN RUMAH KORBAN BANJIR DAN LONGSOR DI TIGA PROVINSI
-
GUBERNUR MAHYELDI TERIMA BANTUAN RP4,56 MILIAR DARI BATAM UNTUK WARGA TERDAMPAK BENCANA
-
WAGUB SUMBAR VASKO, SAMPAIKAN ASPIRASI MASYARAKAT TERDAMPAK BENCANA KEPADA WAKIL KETUA DPR RI
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN