HOME PENDIDIKAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Selasa, 14 Juli 2020
Adaptasi Kebiasaan Baru, ITP Berlakukan Sistem Blended Learning
Padang (Minangsatu) - Memasuki tahun ajaran baru dan menerapkan adaptasi kebiasaan baru, Institut Teknologi Padang (ITP) akan menerapkan sistem blended learning dalam perkuliahan. Hal ini mengingat situasi pandemi Covid-19 belum memungkinkan adanya perkuliahan tatap muka seperti biasa, kecuali praktikum di laboratorium dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITP Firmansyah David menjelaskan sistem blended learning mengombinasikan e-learning dengan metode ajar pendukung. Baik itu animasi, share screen bahan ajar, maupun interaksi antara dosen dengan mahasiswa.
"Kita saat ini menerapkan blended learning, tetapi perlu digarisbawahi dulu e-learning berbeda dengan blended learning. E-learning biasanya tidak ada interaksi antara dosen dan mahasiswa, kalau blanded learning ada interaksi di sana. Ada respon, ada diskusi", jelasnya Selasa (14/7).
Sistem ini secara berkelanjutan memberikan mahasiswa jadwal yang fleksibel sehingga mahasiswa dapat mengembangkan kegiatan akademik dan non akademik. Selain berkuliah dimana saja dan kapan saja, mahasiswa berinteraksi terkait bahan ajar yang disampaikan. "Antara dosen dan mahasiswa dapat memberikan feedback berupa pertanyaan dan saran secara realtime."
Terlebih ITP memiliki program Kelas Mitra yang ditujukan untuk calon mahasiswa yang sedang bekerja atau berkarir dan ingin mengambil studi Diploma 3 atau Vokasi. Termasuk Ahli Madya Teknik yang ingin melanjutkan studi ke Sarjana.
Pendaftaran penerimaan mahasiswa baru ITP pun dapat dilakukan melalui website spmb.itp.ac.id atau dengan mengunjungi langsung ITP yang beralamat di Jalan Gadjah Mada Kandis, Nanggalo, Kota Padang.
Editor : sc.astra
Tag :#ITPPadang #BlendedLearning
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI, INGATKAN REGENERASI GURU DAN PERLUASAN KOMPETENSI TENAGA PENDIDIK
-
WAGUB VASKO: PEMERINTAH PERLUAS REVITALISASI SEKOLAH, DARI 337 SATUAN, MENJADI 920 SATUAN PENDIDIKAN DI SUMBAR
-
DIKLAT PASKIBRAKA SUMBAR DIBUKA, MAHYELDI : INI WADAH PEMBENTUKAN KARAKTER CALON PEMIMPIN BANGSA
-
GUBERNUR MAHYELDI AJAK SEMUA PIHAK PENUHI HAK ANAK SEBAGAI INVESTASI MENUJU INDONESIA EMAS 2045
-
MAHYELDI AJAK KAMPUS JADIKAN HIBAH BUKU SASTRA TAMIL MEDIA PENGUAT RISET DAN PELESTARIAN WARISAN MINANGKABAU
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG