HOME OLAHRAGA NASIONAL

  • Senin, 26 September 2022
Achmad Bustomi Beri Kekalahan Perdana Semen Padang FC
Achmad Bustomi, cetak gol penentu kemenangan PSMS atas Semen Padang. FC

Medan (Minangsatu) - Gol tendangan bebas mantan gelandang Timnas Achmad Bustomi berhasil mempersembahkan 3 poin bagi PSMS Medan sekaligus kekalahan perdana bagi Kabau Sirah Semen Padang FC.  

Gol tersebut menjadi gol satu-satunya pada laga lanjutan Liga 2 2022/2023, saat PSMS Medan menjamu Semen Padang FC di Stadion Teladan Medan, Senin (26/09/2022). 

Kemenangan atas SPFC tersebut membuat Ayam Kinantan semakin kokoh di puncak klasemen dengan 16 poin, sedang Kabau Sirah harus mengubur asa untuk meraup poin di kandang PSMS. 

Bertajuk Derby Sumatera, match antara PSMS Medan menghadapi SPFC berlangsung keras dan ketat. Tercatat Wasit Andri Bastian harus merogoh 5 kartu kuning untuk PSMS Medan dan 2 untuk kubu SPFC.

PSMS membuka peluang terlebih dahulu pada menit ke 5' lewat aksi heading penyerang Ahmad Ihwan. Beruntung tandukkannya masih dapat ditangkap dengan baik oleh Kiper SPFC Samuel Reimas. 

SPFC mencoba membalas lewat aksi pemain sayap Putra Chaniago. Sebuah shooting keras dilepaskannya, namun masih melambung tinggi di atas mistar gawang PSMS yang dijaga Abdul Rohim. 

Hingga pertengahan babak pertama SPFC terus dipress habis-habisan oleh anak-anak Medan. Silvio Escobar nyaris tanpa peluang. Pergerakannya terus ditempel ketat Joko Susilo cs. 

Begitu juga dengan Vendry Mofu tak mampu banyak bergerak guna membongkar pertahanan PSMS. Justru PSMS yang kembali menebar ancaman kepada gawang Saumel Reimas. Sebuah shooting mendatar dari luar kotak penalti berhasil dilepaskan Hari Habrian, beruntaung masih bisa diamankan kembali oleh Samuel Reimas.

Terus mendapat tekanan dan buntu dalam penyerangan, Pelatih SPFC melakukan pergantian pemain. Firman Juliansyah masuk menggantikan Geno Nofriansyah. 

Barulah pada menit 43', Kabau Sirah memperoleh peluang emas. Memanfaatkan sepakan pojok Putra Chaniago, bek SPFC Andika Kurniawan berhasil menanduk bola. Sayang, bola hasil tandukannya hanya melayang tipis di atas mistar gawang PSMS. 

Memasuki masa injury time, SPFC kembali menebar ancaman lewat aksi individu Putra Chaniago. Dengan sedikit gocekan, Putra berahsil melepaskan sepakan kaki kiri, namun masih melenceng tipis di sisi kanan gawang PSMS. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. 

Memasuki babak kedua, PSMS langsung menekan pertahanan SPFC. Beberapa kali Samuel Reimas dibuat jatuh bangun menghalau gempuran anak-anak Medan. 

SPFC mencoba membalas lewat serangan balik. Peluang terbaik SPFC hadir di menit 58'. Wiganda berhasil menerima bola sodoran Vendry Mofu yang diteruskan dengan sepakan keras ke gawang PSMS. Namun, dengan cekatan Abdul Rohim menepis sepakan eks Pemain PSMS Medan tersebut. 

Menit 65', giliran Ayam Kinantan memperoleh peluang emas. Samdeni yang lepas dari perangkap off side, menerima umpan lambung Suandi. Dengan sedikit kontrol, Samdeni melepaskan sepakan keras ke gawang SPFC. Lagi-lagi Samuel Reimas tampil cekatan. Dengan mudah Samuel mengamankan sepakan Samdeni. 

Menit 66', kembali Delfiadri melakukan pergantian pemain. Drey Buyuang Panyalai dimasukkan menggantikan Vendry Mofu.  10 menit berselang, kombinasi Drey Buyuang, Putra Chaniago, dan Silvio Escobar diakhiri dengan foul terhadap Escobar oleh pemain PSMS. Escobar yang maju sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang dengan baik. Sepakkannya masih melambung tinggi di atas mistar gawang PSMS. 

Merespon tekanan SPFC, pelatih PSMS I Putu Gede melakukan 'Double Substitution'. Achmad Bustomi dan Nico Malau masuk menggantikan Hari Habrian dan Samdeni.

3 menit masuk lapangan, eks pemain Arema FC Achmad Bustomi langsung menebar ancaman ke gawang SPFC. Free kick terukurnya berhasil ditanduk bek PSMS Joko Susilo, beruntung bola masih melambung di atas gawang Samuel Reimas. 

Menit 83', Delfiadri kembali melakukan pergantian ke-3. Coach DA memasukkan pemain sayap lainnya Nauval Rahmanda untuk menggantikan Putra Chaniago. 

2 menit berselang, kembali heading Andika Kurniawan mengancam gawang PSMS. Sayang, barisan depan SPFC kurang sigap memanfaatkan bola rebound hasil tandukkan Andika.

Menit 90', petaka menghampiri kubu SPFC. Nico Malau yang menguasai bola di bibir kotak penalti SPFC terjatuh saat melakukan gocekkan. Wasit  Andri Bastian meniup peluit tanda pelanggaran dan memberikan free kick untuk PSMS. 

Achmad Bustomi maju sebagai eksekutor. Dengan tenang mantan gelandang Timnas ini melepaskan sepakan yang tak bisa dibaca Samuel Reimas. Skor 1-0 PSMS unggul atas SPFC bertahan hingga peluit panjang. 

Delfiadri harus rela menerima kekalahan perdananya di Liga 2 2022/2023. Sementara itu, I Putu Gede terus menjauh di puncak klasemen bersama PSMS Medan dengan rekor 5 kemenangan 1 seri serta tanpa kekalahan.


Wartawan : Rivo Septian
Editor : boing

Tag :#psmsmedan #achmadbustomi #semenpadangfc #kabausirah #liga2 #spfc #delfiadri #liga1 #ligaindonesia #beritabolaminangsatu #lensabolaminangsatu #viral #updateberitasemenpadang

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News