HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Selasa, 31 Agustus 2021
Abadi Grup Bagi 1.060 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19
Pd.Panjang (Minangsatu) - CEO Abadi Group Kota Padang Panjnag, Dedi Irawan, Senin kemaren, serahkan 1.060 paket sembako kepada warga kurang mampu di bumi Serambi Mekkah terdampak Covid–19, bertempat di Hall Bulu Tangkis GOR Bancah Laweh.
CEO Abadi Group, Dedi Irawan mengatakan, bantuan paket sembako ini merupakan wujud kepedulian dari Abadi Group pada masyarakat kecil terdampak Covid_19, ujar Dedi yang turut disaksikan Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amrandan Kapolres, AKBP Novianto Taryono, SH, SIK, MH.
Bentuk paket sembako diserahkan beras 10 kg, minyak goreng, gula, mie instan, dan makanan ringan. Saya berhatap, mudah mudahan bantuan ini dapat sedikit derita saudara saudara saya terdampak pandemi Cobid_19, tutur Dedi menambahkan.
Sementara terpisah Wali Kota Fadly Amran, mengucapkan rasa terimakasih pada Abadi Group yang telah menaruh perhatian dan rasa peduli yang tinggi ke masyarakat ditengah badai ekonomi akibat hantaman Covid_19. " Mudah mudahan, langkah ini bisa diikuti pengusaha lain di Kota ini", timpal Fadly Amran.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL