HOME WEBTORIAL KABUPATEN PASAMAN BARAT


  • Senin, 25 November 2019
Pembangunan Irigasi Batang Bayang; Ketua DPRD Pasbar Apresiasi Pemerintah Pusat

PASAMAN BARAT (Minangsatu) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Pasaman Barat Farizal Hafni, ST mengucapkan terima kasih kepada  Pemerintah Pusat atas dana yang telah di kucurkan untuk pembangunan proyek Bendungan Irigasi Batang Bayang.

Menurutnya, Bendungan Irigasi Batang Bayang sangat besar manfaatnya bagi masyarakat Pasaman Barat khususnya di Kecamatan Lembah Melintang.

"Sebelumnya kita selalu mendengar jika hujan turun aliran Sungai Batang bayang selalu membawa banjir dan melanda rumah warga yang berdampak buruk. Ini juga salah satu cara mengatasinya," Sebut Farizal.

Pihaknya juga mengharapkan kepada rekanan pelaksana agar dapat bekerja dengan baik dan mengutama kan mutu.

Dikatakan, masyarakat  Pasaman Barat patut bersyukur dengan dipercayakan daerah Ujung Gading sebagai tempat strategis dalam pembangunan DI Batang Bayang.

"Semoga dengan adanya bendungan ini dapat kedepan dapat mengatasi masalah banjir yang di bawa sungai Batang Bayang selama ini," ujarnya.

Sementara, Project Production Manager PT Adhi Karya KSO Indo Bangun Group Muh Ari Yunianto mengatakan, pekerjaan Proyek Bendungan Batang bayang di tanggal  24 November 2019 minggu ke -109 sudah terealisasi dengan volume 86.928%. 

"Benar, per 24 November 2019 tepat di minggu ke- 109 pekerjaan sudah mencapai 86.928 %. Sedangkan Sedangkan akses jalan di sepanjang saluran Primer berupa cor beton telah di bangun 5 KiloMeter dengan Mutu beton K225 dan ketebalan 25 centimeter," sebutnya.

Pembangunan jalan tersebut di harapkan mampu mempercepat mobilisasi material dan dapat mendongkrak percepatan pembangunan D.I Batang Bayang.

Sementara, Tim Leader Konsultan Supervisi PT.Wiratman JO Mitratama Asia Pasifik (MAP) M Rizal mengatakan, kontruksi pembangunan DI Batang Bayang yakni beton bertulang dengan lebar bendungan 50 Meter, areal yang akan di aliri 4100 Hektar dengan total  pengembangan areal menjadi 6500 Hektar.

Secara ilmu teknik, sebutnya, kontruksi Bendungan ini berusia mencapai 100 Tahun. Sebagai ciri khas daerah Sumbar Bangunan di bendungan akan menggunakan konsep rumah gadang bagonjong.

"Selain sarana utama bendungan, sejumlah bangunan penunjang yang akan dibangun seperti taman, lanscape, musholla, arena bermain, arena olah raga, serta areal bumi perkemahan. Luas Areal bendungan yang akan dijadikan tempat wisata itu keseluruhan mencapai 5 Hektar," ujarnya.


Wartawan : Afratama
Editor : boing

Tag :#PasamanBarat#BatangBayang#Irigasi