HOME WEBTORIAL KABUPATEN PASAMAN BARAT

  • Senin, 16 Agustus 2021
Demi PAD, Anggota Dewan Minta Bupati Dirikan Pabrik Kelapa Sawit, Hamsuardi : Kita Sepakat
Rapat Paripurna DPRD Pasaman Barat, membahas laporan Pansus dan rencana kemajuan kabupaten tersebut, Senin (16/8/2021).

Pasaman Barat (Minangsatu) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan Paripurna Penyampaian Rencana Peraturan Daerah tentang Rancangan Akhir RPJMD tahun 2021 hingga 2026 di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Pasaman Barat, senin (16/8/2021).

Panitia Khusus (Pansus) pembahasan RPJMD yang diketuai Supriono, menyampaikan beberapa pendapat terhadap pemerintah daerah terkait dengan PAD yang masih sedikit.

Selain itu pihak Panitia Khusus meminta kepada pemerintah daerah untuk lebih fokus melakukan inovasi-inovasi baru agar terciptanya PAD Pasaman Barat serta dapat membentuk Tim untuk memungut pajak di lapangan. "Setelah kami pelajari, cermati dan membahas bersama tim penyusun perencanaan akhir RPJMD Pasaman Barat terkait proyeksi pendapatan dan belanja Kabupaten Pasaman Barat 2021-2026, kami menilai target PAD tidak mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun ke tahun, maka dari itu kita minta Pemda mengkaji ulang potensi-potensi tersebut," sebut Dedi Lesmana dalam pembacaan laporan pansus.

Pihaknya juga meminta kepada Bupati Pasaman Barat agar mampu mengubah wajah Ibu kota Kabupaten Pasaman Barat seperti yang diharapkan masyarakat Pasaman Barat. "Begitu juga dengan lokasi Tempat Pembuangan Sampah yang sudah melebihi kapasitas dan terkesan tidak dikelola dengan baik, kami tekankan kepada Pemerintah Daerah agar mencarikan solusi dan tempat yang baru serta memperbanyak bank sampah," ucapnya.

Pansus DPRD Pasbar juga meminta kepada Pemerintah Daerah agar menaikan anggaran sektor pertanian karena sebagian besar masyarakat Pasaman Barat hidup di sektor pertanian dengan harapan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kabupaten Pasaman Barat memiliki lahan perkebunan yang sangat luas dan sebagian besar masyarakatnya adalah masyarakat pekebun. Untuk itu kami juga mengusulkan kepada pemerintah agar melakukan kajian terhadap pendirian pabrik kelapa sawit, karena selain dapat membeli hasil kebun masyarakat dengan harga tinggi juga dapat meningkatkan nilai PAD kabupaten," katanya.

Menanggapi hal itu Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi, mengucapkan terima kasih kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang berupaya memberikan sumbangsih, gagasan dan ide untuk memperkaya RPJMD lima tahun ke depan demi pembangunan Pasaman Barat. "Melihat Konsentrasi Pansus DPRD yang telah memberikan sumbangsih  pemikiran dan ide serta gagasan untuk lima tahun kemdepan izinkan kami menanggapi hal tersebut," kata Bupati.

Ia menyadari Pendapatan Asli Daerah masih rendah dan masih mengharapkan pendapatan transfer dari pemerintah pusat, pihaknya telah berupaya untuk meningkatkan pendapatan daerah seperti pemungutan pajak dan retribusi serta pihaknya juga telah mengambil langkah-langkah strategi untuk pencapaian PAD yang maksimal.

"Begitu juga dengan wajah ibu kota Pasaman Barat kami sadari akan pentingnya pembangunan dan kami akan berupaya semaksimal mungkin tentu sangat dibutuhkan dukungan semua pihak," ucap Hamsuardi.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan PAD, Bupati Pasaman Barat sepakat dengan Pansus DPRD untuk memikirkan pendirian Pabrik Kelapa Sawit atau turunan dari kelapa sawit milik pemerintah Daerah. "Oleh sebab itu, dalam waktu dekat kami akan melakukan pengkajian dan menyusun langkah- langkah strategi untuk mewujudkan hal ini," sebut Bupati dalam Paripurna RPJMD Pasbar.

Terkait dengan anggaran sektor pertanian yang perlu ditingkatkan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, Ia senada dengan Pansus DPRD. Menurutnya, pertanian menjadi penyumbang terbesar untuk daerah.

DPRD Kabupaten Pasaman Barat pada intinya menyetujui Rancangan RPJMD 2021-2026 itu menjadi Peraturan Daerah RPJMD 2021-2026 sebagai pedoman dalam kinerja pemerintah daerah.


Wartawan : Afratama
Editor : ranof

Tag :#RPJMD Pasaman Barat#2021-2026#Pansus#Bupati Hamsuardi#DPRD#Pasaman Barat#Sumbar#