HOME PENDIDIKAN KOTA SAWAHLUNTO
- Jumat, 29 Mei 2020
PSBB Jilid 3 Dilaksanakan, Pemko Sawahlunto Tetap Memberlakukan 'Belajar Dari Rumah'
Sawahlunto (Minangsatu) - Menyusul kebijakan Pemko Sawahlunto untuk memperpanjang masa PSBB sampai tanggal 7 Juni 2020, Proses Belajar Mengajar (PBM) dari rumah (Belajar dari Rumah) tetap dilanjutkan.
Kadisdik Sawahlunto, Asril,S.Pd, M.Pd menganggap kurang efektif diselenggarakan dengan selang waktu tersisa. "Waktu yang tersisa pada semester ini hanya tinggal beberapa minggu lagi, tidak efektif juga kalau kita laksanakan PBM saat ini," jelas Asril.
Lebih jauh ia memaparkan, untuk ujian kenaikan kelas kisi-kisi materi pelajaran yang akan diuji sudah siap dibagikan kepada para siswa.
"Nanti penilaianya juga ditambah dengan nilai tugas yang diberikan guru masing-masing. Sedangkan untuk penetapan kelulusan siswa kelas 6 SD dan kelas 3 SMP/sederajat nilainya ditambah dengan nilai ujian harian dan mid semester," kata Asril.
Untuk proses penerimaan siswa baru nantinya tetap dilakukan dengan cara offline, karena tidak semua sekolah bisa melaksanakannya secara online. Sistemnya di sesuaikan dengan protokol kesehatan, meja pendaftarannya di perbanyak, kemudian jadwalnya kita bagi untuk masing-masing sekolah dalam satu rayon secara bergiliran.
"Sekolah juga akan kita minta menyediakan thermogun untuk mengukur suhu tubuh calon siswa atau orang tuanya yang datang mendaftar," pungkas Asril.
Editor : sc.astra
Tag :#sawahlunto #psbb3 #belajarDariRumah
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RIYANDA PUTRA: GURU ADALAH PILAR PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI SAWAHLUNTO
-
BEDAH BUKU “RINAI KABUT SINGGALANG” MERIAHKAN FESTIVAL LITERASI SAWAHLUNTO 2025
-
DUA PELAJAR MIN SAWAHLUNTO JUARA I KOMPETISI NASIONAL MOBILE ROBOT LABIRIN TAHUN 2025
-
HARI SANTRI NASIONAL 2025: WALIKOTA SAWAHLUNTO RIYANDA APRESIASI PERAN GURU MADRASAH
-
WAWAKO SAWAHLUNTO JEFFRY HIBATULLAH BUKA KEGIATAN KRIDA 2025 PSDKU UNIVERSITAS NEGERI PADANG
-
“TEMBAK PATUIH”: MITOS EDUKATIF DALAM UNGKAPAN LARANGAN ULAKAN TAPAKIS
-
CHERRY CHILD FOUNDATION BERSAMA BERBAGAI KOMUNITAS SALURKAN BANTUAN KE WILAYAH TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI PADANG
-
MENANAM POHON, MENUAI KESELAMATAN: KONSERVASI LAHAN KRITIS UNTUK KETAHANAN HIDUP KOMUNITAS.
-
MUSIBAH
-
KEMANA BUPATI TAPSEL