- Jumat, 8 Oktober 2021
Makna Spiritual Rumah Gadang Museum Istano Basa Pagaruyung
Penulis : Chandra Antoni
Rumah Gadang Museum Istano Basa Pagaruyung memiliki nilai spritual. Elemen mana sajakah yang memiliki nilai spiritualitas dapat dilihat pada bangunan arsitektur Rumah Gadang Istano Basa Pagaruyung, dan bagaimana makna spiritualitas Islam diwujudkan pada Rumah Gadang Istano Basa Pagaruyung.
Untuk itu perlu diketahui lebih dalam tentang elemen dan spiritualitas yang ada pada Rumah Gadang Istano Basa Pagaruyung, dan tak lepas dari konsep kebudayaan Minangkabau.
Makna spiritual dibalik bangunan arsitektur Rumah Gadang Istano Basa Pagaruyung dapat dilihat pada 4 elemen arsitektur, yang masing-masing memiliki makna spiritualitas yang kental dengan spiritualitas Islam, antara lain :
Elemen Garis yaitu pada tangga didepan pintu masuk Rumah Gadang, Elemen Bidang yaitu tampak pada bidang fasad bangunan yang terdiri dari ornamen ukiran penuh, Elemen Bentuk yaitu pada bentuk atap gonjong Rumah Gadang Istano Basa Pagaruyung itu sendiri, dan Elemen Ruang yaitu bilik-bilik yang terdapat didalamnya.
Makna spiritualitas yang diwujudkan melalui elemen-elemen tersebut berdasarkan kepada spiritualitas Islam sesuai dengan konsep kebudayaan Minangkabau.
Seperti yang telah diketahui bahwa agama Islam merupakan agama penyempurna bagi masyarakat Minangkabau. Hal itu tidak lepas dengan adat kebudayaan Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, dan alam dijadikan sebagai prinsip dasar keseimbangan bagi masyarakat Minangkabau, melalui falsafah hidup masyarakat Minangkabau yaitu Alam Takambang Jadi Guru.
Makna spiritualitas Islam yang menyatakan, bilangan ganjil lebih disukai oleh Allah SWT.
Jadi kesimpulannya adalah, bangunan arsitektur Rumah Gadang Istano Basa Pagaruyung dibangun dengan pemikiran, untuk menghubungkan antara elemen arsitektur yang ada dengan alam.
Rumah Gadang Istano Basa Pagaruyung dominan menggunakan analogi organisme alam, sehingga memberikan suatu kesan dan ide bentuk, yang terkesan tidak masif dan kaku tetapi cenderung dinamis. Hal ini seiring dengan konsep kebudayaan Minangkabau Alam Takambang Jadi Guru, yang banyak dipengaruhi oleh spiritualitas Islam.
Kesimpulan yang lain yaitu tentang beberapa elemen arsitektur utama pembentuk Rumah Gadang Istano Basa Pagaruyung yaitu elemen garis yang berulang digunakan untuk menghasilkan bentuk tangga secara arsitektural dan bentuk garis tersebut cukup dominan, elemen bentuk juga mendominasi selain garis dikarenakan bentuk atap gonjong yang menjadi focal point arsitektur Rumah Gadang Istano Basa Pagaruyung.
Selanjutnya, elemen bidang yang memiliki ornamen ukiran yang memenuhi bidang fasad bangunan, dan elemen ruang yang memiliki hirarkinya masing-masing.
Begitulah artikel yang penulis buat tentang makna spiritualitas Rumah Gadang Istano Basa Pagaruyung, yang dikutip dari Dimensi vol. 17 Resky Anissa Damayanti.*
Tag :#pagaruyung
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS