HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 3 Maret 2024
Kakan Kemenag Alizar Chan, Ajak Warga, Jadikan Ramadan Sebagai Bulan Instropeksi
Pd. Panjang (Minangsatu) - Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Padang Panjang, Drs H Alizar Chan M. Ag, mengajak masyarakat Serambi Mekkah untuk menjadikan bulan suci Ramadan, sebagai bulan untuk kembali melakuka intropeksi diri, baik dari sisi kehidupan masing-masing, maupun hubungan kita dengan Allah, SWT dan manusia.
Ajakan ini disampaikan Alizar yang juga berpredikat ustad ini, Sabtu (2/3/2024) kemaren di ruang kerjanya. Ditambahkannya, bagi umat' Muslim, Ramadan tidak hanya bulan yang penuh dengan ampunan, juga bulan yang dapat meningkatkan rasa keimanan, talisilaturrahmi dan ketaqwaan pada Allah, SWT.
"Untuk itu, mari kita sambut kedatangan Ramadan dengan saling maaf memaafkan," tutur Alizar.
Seiring makin dekat datangnya Ramadan, mari kita persiapkan diri untuk meramaikan masjid dan mushalla di bulan suci ini. Mudah mudahan, pada Ramadan tahun ini Allah, SWT dapat mempertemukan kita dengan malam lailatur qadar.
"Malam lailatur qadar, merupakan malam paling dirindukan seluruh umat muslim, karena, bagi hamba hamba_ NYA yang dipertemukan dengan malam lailatur qadar, semua permintaan akan dikabulkan Alllah," lanjut Alizar. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PENGHUJUNG RAMADAN, TP PKK BERBAGI TAKJIL UNTUK WARGA
-
TP PKK PADANG PANJANG SALURKAN BANTUAN SEMBAKO KE WARGA KURANG MAMPU
-
KEJARI GELAR BAZAR RAMADAN, SEDIAKAN SEMBAKO MURAH
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL