HOME WEBTORIAL KABUPATEN PASAMAN BARAT


  • Rabu, 8 Januari 2020
Hadiri HUT Pasbar ke 16, Gubernur Irwan Prayitno: Pasaman Barat Memiliki Potensi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Gubernur Sumbar hadir pada puncak peringatan HUT Kabupaten Pasaman Barat ke 16

Pasaman Barat (Minangsatu) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan Paripurna Istimewa di awal 2020. Paripurna Istimewa kali ini di gelar dalam  rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pasbar ke-16, Senin 7 Januari 2019.

Hadir Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, anggota DPRD Sumbar, Yunisra Syahiran, Khairudin Simanjuntak, Sabar AS, Sawal, Beni Utama yang juga tokoh pemekaran Pasaman Barat, H. Zambri dan H. 
Baharudin, R saat ini duduk sebagai Anggota DPRD Pasbar, Wali Kota Padang Mahyeldi, pada Camat se- dan Wali Nagarai se- Pasaman Barat.

Juga terlihat Dipertuan Kinali, Mustika Yana, Tuanku Bosa Talu Fadlan Maalif, Tokoh Pemekaran Kabupaten Pasaman Barat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat berserta undangan lainnya.

Sidang Paripurna Istimewa berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pasaman Barat, Farizal Hafni, Wakil Ketua Endra Yama Putra dan Daliyus, K.

Wakil ketua DPRD Pasbar Endra Yama Putra mewakili Ketua dalam sidang itu menyampaikan sejarah cikal Bakalnya Pasaman Barat yang didasari  Keputusan Presiden RI/I tanggal 8 Oktober 1945 menetapkan pembagian luhak dan Penunjukan Kepala luhak.

Kemudian, Luhak kecil Talu yang di pimpin oleh Abdul Rahman Sutan Larangan, pada tanggal 23 Januari 1946, Datuak Parpatih Beringsek menyampaikan kepada Bupati dan Demang agar kepala luhak Pasaman yang berkedudukan di Talu untuk diserah terimakan dari Abdul Rahman  kepada Arwis Taram  Sutan Temenggung.

"Bulan Agustus 1974 Jabatan Bupati Pasaman diserahkan kepada Bupati Basrah Lubis. Pada masa pemerintahan beliau ibu kota Kabupaten Pasaman di pindahkan dari Talu ke Lubuk Sikaping," sebutnya

Dikatakan, Penghujung tahun 90- an , masyarakat Pasaman Barat sadar akan pentingnya pemekaran daerah sebagai salah satu cara yang efektif untuk mendekatkan  pelayanan kepada masyarakat, mempercepat pembangunan, pemerataan pembangunan sosial dan ekonomi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Atas dasar itu beberapa stakeholder mendapat dukungan penuh masyarakat Pasaman Barat untuk terus menyuarakan aspirasi mereka agar pasaman yang memiliki wilayah sangat luas dapat dimekarkan menjadi dua kabupaten yakni Kabupaten Pasaman selaku kabupaten Induk dan Kabupaten Pasaman Barat sebagai Kabupaten Pemekaran.

"Keinginan pemekaran wilayah mendapat respon positif dari Bupati Pasaman Drs. H Baharudin R dan Wakil Bupati H Beni Utama yang memberikan dukungan penuh, sehingga gagasan pemekaran wilayah ini terus bergulir menyentuh wilayah konstitusional  dan menjadi komoditi kebijakan Nasional," terangnya

Ia melanjutkan, setelah melewati proses dan perjuangan dan pengorbanan yang sangat besar untuk berdiri sendiri menjadi kabupaten tersendiri, akhirnya terwujud dengan keluarnya  UU No 38 tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat di Sumbar.

"Dalam perjalanan Pasaman Barat yang dinahkodai oleh PJ Bupati Zamri dari Januari 2004 sampai Februari 2005. Pj Bupati Zamri telah berhasil melaksanakan tugasnya seperti, memfasilitasi lahirnya lembaga KPU dan DPRD dan instansi vertikal dan membentuk pemkab Pasaman Barat," Ungkapnya.

Setelah Zamri dilanjutkan Pj Bupati Sofyan dari 14 Februari 2005 sampai 27 Agustus 2005, dimana Bupati Sofyan sukses melaksanakan pilkada pertama di Pasaman Barat yang dimenangkan oleh H Syahiran-Risnawanto SE.

Kemudian tahun 2010, Drs. H Baharudin R yang didampingi H Syahrul Dt Marajo memimpin Pasbar lima tahun kedepannya. Dengan berakhirnya masa jabatan Drs. H Baharudin dan  H Syahrul Dt Marajo tersebut, maka ditunjuk Pj Bupati Ir. Fajarudin untuk melaksanakan rangkaian tahapan pilkada 2016-2021.

Pasangan Drs. Syahiran dan Yulianto, SH terpilih sebagai Bupati dan Wabup Pasbar yang dilantik oleh Gubernur Sumbar 17 Februari 2016, dengan visi terwujudnya Pasbar yang beriman, cerdas.

Usai paripurna, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno menilai momen Hari Ulang Tahun Kabupaten Pasaman Barat ke-16 harus dijadikan ajang evaluasi sejauh mana pembangunan dilaksanakan.

"Momen HUT tidak hanya kegiatan serimonial saja tetapi sebagai ajang evaluasi apa yang telah dilakukan dan apa yang harus dilakukan kedepannya," katanya saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Pasaman Barat ke-16 di DPRD Pasaman Barat.

Ia mengatakan Pasaman Barat memiliki potensi di segala bidang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Potensinya melimpah, mulai perikanan, perkebunan, pertanian, pertambangan, pariwisata dan sumber daya alam lainnya," sebutnya.

Terhadap berbagai potensi itu maka dibutuhkan kokompakan semua pihak dalam rangka membangun daerah.

"Membangun itu tidak harus menjadi bupati atau anggota DPRD tetapi membangun sesuai peran masing-masing," tegasnya.

Ia menilai Pasaman Barat saat ini sudah mulai berkembang. Namun, masih banyak yang harus dibenahi dan dilaksanakan demi Pasaman Barat yang lebih baik lagi.

"Mari bersama-sama mendukung pemerintah daerah. Termasuk mendukung pemekaran nagari dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," harapnya.

Sementara, Bupati Pasaman Barat, Yulianto merasa bersyukur di momen HUT Pasaman Barat ke-16 ini. Berbagai pembangunan telah dilaksanakan demi masyarakat.

"Pembangunan telah dilaksanakan mulai dari bidang keagamaan, infrastruktur, ekonomi, pelayanan dan sebagainya. Namun masih banyak lagi yang harus kita benahi," katanya.

Ia mengatakan pihaknya telah berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 7,34 persen menjadi 7,14 persen, begitu juga dengan angka stunting yang menjadi fokus daerah untuk meminimalisirnya.

Selain itu meningkatkan indeks pembangunan manusia, meningkatkan pelayanan publik dan lainnya.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan selama ini. Terima kasih kepada para tokoh pemekaran yang telah berjuang memekarkan Pasaman Barat dari Kabupaten Pasaman," ujarnya.


Wartawan : Afratama
Editor : boing

Tag :#HutPasbar#SidangDPRD#GubernurSumbar