HOME BIROKRASI KOTA BUKITINGGI
- Kamis, 30 Januari 2025
Banjir Sejak 2019, Andi Putra Desak Pemko Bukittinggi 'Lakeh' Atasi Banjir Di Campago Ipuh
Banjir Sejak 2019, Andi Putra Desak Pemko Bukittinggi 'Lakeh' Atasi Banjir di Campago Ipuh
Bukittinggi (Minangsatu) - Anggota Komisi II DPRD Kota Bukittinggi Fraksi Nasdem, Andi Putra mendesak Pemerintah Kota Bukittinggi untuk 'lakeh' memperbaiki saluran drainase di Gang Mutia RT 02 RW 04, Kelurahan Campago Ipuh Kecamatan Mandiangik Koto Selayan Kota Bukittinggi.
Ditemui Media, Kamis (30/01/2025), Andi menyebut bahwa permasalahan drainase di Campago Ipuh tersebut mengakibatkan banjir seketika turun hujan. Kejadian tersebut terjadi berulang-ulang sejak tahun 2019.
"Saya menerima laporan dan saya juga telah menyaksikan langsung bahwa di kelurahan Campago Ipuh sejak 2019 selalu terjadi banjir saat hari hujan. Tidak perlu menunggu lama, 1 jam saja usai hujan langsung banjir," ujar Andi.
"Untuk perlu digaris bawahi, banjir ini menimpa setidaknya 18 rumah, 2 depot air, 1 toko PMD, dan 1 kedai nasi. Apakah harus menunggu lama lagi sehingga cepat diatasi?," sebut Andi.
![]() |
Dijelaskan Andi bahwa usai pertemuan November itu, pihak Dinas Perkim Kota Bukittinggi langsung datang ke lokasi dan membahas soal solusi termasuk anggaran yang dibutuhkan. Namun, hal tersebut sepertinya mandek saat pembahasan anggaran.
"Hal ini telah kami suarakan sejak awal November tahun lalu. Artinya telah 3 bulan berlalu, kami belum melihat adanya progres pengerjaan," tambahnya.
Kadis Perkim Kota Bukittinggi Ebyuleris ketika dihubungi via telpon menyebutkan bahwa keluhan masyarakat yang disampaikan lewat Anggota DPRD Andi Putra langsung disikapi. Namun ia tidak menyangkal bahwasanya kendala anggaran menjadi faktor utama sulitnya perbaikan saluran drainase di Campago Ipuh.
"Satu hari usai kami menerima laporan dari Pak Andi, kami langsung terjun ke lokasi. Kami telah melakukan pengangkatan endapan sedimen yang mengganggu jalur air," katanya.
"Namun memang untuk pembuatan jalur baru kita butuh dana lumayan besar dan itu berkemungkinan di 2026 bisa kita wujudkan. Untuk tahun 2025 ini kita tidak punya mata anggaran untuk itu," pungkasnya.
Editor : melatisan
Tag :#Cimpago Ipuh #Tangani Banjir
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PLN PASTIKAN JAM GADANG TETAP BERSINAR, PERAYAAN 100 TAHUN BERLANGSUNG SUKSES TANPA GANGGUAN LISTRIK
-
MEMBANGGAKAN, KOTA BUKITTINGGI RAIH PERINGKAT PERTAMA TKA SD DAN SMP TINGKAT SUMBAR TAHUN 2026
-
PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA, RAMLAN NURMATIAS AJAK WARGA BUKITTINGGI PERKUAT PERSATUAN DAN TOLERANSI
-
BUKITTINGGI SIAPKAN 20 AGENDA PERINGATAN 100 TAHUN JAM GADANG
-
MUTASI DUA CAMAT DI BUKITTINGGI, WAKO TEKANKAN INOVASI PELAYANAN
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
