- Minggu, 8 Maret 2026
5 Masakan Tradisional Selain Rendang Yang Populer Di Minangkabau
5 Masakan Tradisional Selain Rendang yang Populer di Minangkabau
Oleh: Sayyid Sufi Mubarok
Di banyak rumah makan Padang, rendang memang hampir selalu jadi lauk utama yang paling dicari. Namun sebenarnya dapur Minangkabau punya banyak pilihan masakan tradisional selain rendang yang juga populer dan sering disajikan bersama nasi.
Jika melihat etalase rumah makan Padang, berbagai lauk biasanya sudah tersusun rapi di meja atau di dalam lemari kaca. Dari daging, ayam, hingga ikan, semuanya dimasak dengan bumbu khas Minang yang kuat dan kaya rempah. Ragam menu itu menunjukkan bahwa kuliner Minangkabau tidak hanya tentang satu hidangan saja.
Berikut lima masakan tradisional Minang selain rendang yang cukup dikenal dan sering ditemui.
1. Gulai
Gulai menjadi salah satu masakan yang sangat lekat dengan kuliner Minangkabau. Hidangan ini dikenal dengan kuah santan kental yang dimasak bersama berbagai rempah seperti kunyit, cabai, dan serai.
Bahan gulai juga beragam. Ada gulai ayam, gulai tunjang, gulai otak, hingga gulai ikan. Di rumah makan Padang, gulai biasanya menjadi lauk pendamping nasi yang paling sering ditemui bersama menu lain seperti rendang dan ayam goreng.
2. Dendeng Balado
Dendeng balado adalah masakan dari irisan daging sapi yang diiris tipis, dikeringkan, lalu digoreng. Setelah itu daging dicampur dengan sambal balado yang pedas.
Balado sendiri merupakan teknik memasak khas Minangkabau yang menggunakan cabai merah sebagai bumbu utama. Kombinasi daging kering dan sambal pedas inilah yang membuat dendeng balado menjadi salah satu lauk favorit di rumah makan Padang.
3. Ayam Pop
Ayam pop termasuk hidangan khas Minangkabau yang cukup dikenal, terutama dari daerah Bukittinggi. Masakan ini mudah dikenali dari warnanya yang putih pucat meskipun sudah digoreng.
Ayam biasanya direbus terlebih dahulu dengan bawang putih dan air kelapa sebelum digoreng sebentar. Hasilnya, daging ayam tetap lembut dan disajikan bersama sambal sebagai pelengkap.
4. Ikan Asam Padeh
Ikan asam padeh adalah hidangan ikan dengan kuah merah yang memiliki rasa pedas dan asam. Berbeda dengan banyak masakan Minang lainnya, kuah asam padeh umumnya tidak menggunakan santan.
Rasa asam biasanya berasal dari asam kandis yang memberi sensasi segar pada kuahnya. Masakan ini cukup populer di daerah pesisir Sumatera Barat dan sering menggunakan ikan laut sebagai bahan utama.
5. Sate Padang
Selain lauk berkuah dan goreng, Minangkabau juga memiliki sate khas yang dikenal sebagai sate Padang. Hidangan ini dibuat dari potongan daging sapi yang ditusuk lalu disiram kuah kental berwarna kuning atau kemerahan.
Kuah sate Padang dibuat dari campuran tepung beras dan berbagai rempah yang memberi rasa gurih dan pedas. Hidangan ini cukup mudah ditemui di berbagai daerah di Sumatera Barat maupun di kota-kota lain di Indonesia.
Pada akhirnya, rendang memang menjadi ikon kuliner Minangkabau. Namun di balik popularitas itu, masih banyak masakan tradisional selain rendang yang juga menjadi bagian penting dari dapur Minang dan terus hadir di rumah makan maupun di meja makan masyarakat hingga hari ini.
Editor : melatisan
Tag :Masakan Tradisional, Rendang, Populer, Minangkabau
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEJARAH KABUPATEN PADANG PARIAMAN DAN TRADISI ADAT PESISIR YANG MEMBENTUK IDENTITAS RANTAU MINANGKABAU
-
SEJARAH KABUPATEN PESISIR SELATAN DAN JEJAK KERAJAAN INDERAPURA DI PESISIR BARAT SUMATERA
-
PEPATAH MINANG YANG POPULER: NASIHAT LELUHUR DALAM KATA-KATA SINGKAT
-
BAHASA MINANGKABAU DAN VARIASI DIALEK: RAGAM LOGAT YANG HIDUP DI RANAH MINANG
-
KOPI RANAH MINANG DAN BUDAYANYA: DARI KAWA DAUN HINGGA TRADISI NGOPI DI WARUNG
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN