- Rabu, 13 Desember 2023
4 Gol Dan Dua Kartu Merah, Warnai Laga PSP Versus PSKB
Padang (Minangsatu) – Sengit dan tensi tinggi. Begitulah warna laga lanjutan penyisihan grup B Liga 3 2023 zona Sumatera Barat PSP Padang versus PSKB Bukittinggi.
Bermain di Stadion H. Agus Salim, Padang, Selasa (12/12/2023), 2 kartu merah dari saku wasit Zufriadi hiasi 4 gol dari kedua tim. Pandeka Minang dan Pandeka Agam Tuo harus rela berbagi angka alias hasil seri 2-2.
Tim Pandeka Minang yang dilatih Dodi Hirwan unggul duluan 2-0 lewat gol Al Fadhil Gusva Putra pada menit 23'. Gol berawal dari tusukan bek PSP Wildan Chusnul Al Fasyi ke dalam kotak penalti.
Lepaskan umpan melintas di depan gawang PSKB yang disambut penyerang PSP M. Fajri yang meneruskannya kepada Al Fadhil Gusva, sontekan kaki kiri Al Fadhil gagal dijangkau kiper PSKB, Fariz Kurnia.
Skor 0-1 untuk PSP membuat skuad PSKB yang dilatih Ismail Fahmi merespon dengan lebih gencar menyerang.
Namun, organisasi pertahanan PSP yang bermain rapat dan disiplin gagal ditembus. Sebaliknya, PSP bermain efektif, menunggu kesalahan serangan PSKB. Alhasil, pada menit 42, Eki Saputra menambah keunggulan PSP. Eki meneruskan umpan sundulan Romi Putra di dalam kotak penalti PSKB. Kedudukan 0-2 bertahan hingga jeda laga.
Memasuki babak kedua, PSKB melakukan pergantian pemain dengan memasukan pemain senior, M. Ferdian Yusril dan Muhammad Fadly untuk mengejar ketinggalan. Pergantian ini mampu meningkatkan tekanan PSKB.
Meski begitu, dominasi serangan PSKB tetap buntu oleh rapatnya pertahanan PSP yang digalang duet bek tengah, Ihsandi Indra dan Rahmad Satria. PSKB nyaris frustasi tak mampu memasuki kotak penalti PSP.
Sebaliknya, PSP lebih cerdik memanfaatkan ruang yang ditinggal skuad PSKB. Beberapa kali serangan balik nyaris memperbesar keunggulan. Sayang sepakan M. Fajri ataupun Eki Saputra tidak akurat dan lemah.
Kedudukan 0-2 bagi PSP bertahan hingga laga mendekati akhir babak kedua. Tetapi, PSKB terus berusaha membalas, akhirnya pada menit 89', berhasil memperkecil ketinggalan melalui Azikra Ramanda.
Gol ini berbuntut ricuh yang memaksa Wasit Zufriadi pun mengeluarkan kartu merah untuk Rahmad Satria (PSP) dan Eka Yudha Pratama (PSKB).
![]() |
Pertandingan berlanjut dengan tambahan waktu 5 menit. Tambahan waktu ini memantik reaksi berlebihan dari kubu PSKB yang langsung direspon wasit dengan menghadiahi kartu kuning kepada duet pelatih PSKB Ismail Fahmi dan asisten Bayu Ichwan Nugroho.
Selepas itu laga pun kembali berjalan. PSP yang kehilangan bek tengah Rahmad Satria kelabakan dengan umpan lambung PSKB ke area berbahaya. Pada menit 90+4', pertahanan PSP runtuh. Berawal dari sepak pojok, terjadi skrimit yang disambut sepakan Muhammad Rafi Makhluf yang sukses menggetarkan gawang PSP.
Gol kedua PSKB diprotes pemain PSP kepada wasit Zufriadi. Tim Pandeka Minang mengganggap terjadi pelanggaran lebih dulu terhadap penjaga gawang Fajar Aulia. Wasit tak bergeming, pertandingan berlanjut. Hanya selang semenit, laga babak kedua pun berakhir. Kedudukan sama kuat 2-2.
Hasil imbang ini hanya menambah masing masing satu poin bagi kedua tim. Dengan begitu, PSKB dan PSP sama sama mengoleksi nilai 4 poin dari dua laga.
Dalam daftar urutan klasemen sementara grup B, Batang Anai FC bertengger di posisi puncak dengan nilai 6 poin. Dalam dua laga, Batang Anai FC mengalahkan PS Mentawai dan PS Dharmasraya. (*)
Editor : Benk123
Tag :#liga3, #psppadang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KUMPULKAN 609 MEDALI, KOTA PADANG JUARA UMUM PORPROV SUMBAR 2026
-
USAI PEREBUTAN MEDALI PERUNGGU, DODI LEO APRESIASI PERJUANGAN PEMAIN KOTA PADANG
-
MENEMBUS OMBAK, MENGGUNCANG RING: PEMBUKTIAN ATLET KICKBOXING MENTAWAI DI 'TANAH TEPI'
-
JELANG PENUTUPAN PORPROV XVI SUMBAR 2026, PADANG KOKOH DI PUNCAK DENGAN 249 EMAS
-
KBI KOTA PADANG MANTAPKAN POSISI JUARA UMUM CABOR KICKBOXING PORPROV XVI SUMBAR 2026
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI
