HOME BIROKRASI KABUPATEN PASAMAN
- Selasa, 19 Mei 2026
25 Kejorongan Blankspot Terkoneksi, Welly–Parulian Sambungkan Pasaman Dengan Internet Gratis 3T
25 Kejorongan Blankspot Terkoneksi, Welly–Parulian Sambungkan Pasaman Dengan Internet Gratis 3T
Lubuk Sikaping (Minangsatu) - Di sejumlah wilayah terpencil Kabupaten Pasaman, keterisolasian selama ini bukan hanya soal jarak tempuh dan medan geografis. Namun juga tentang keterbatasan akses digital yang membuat pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat berjalan lambat.
Kini, perlahan kondisi itu mulai berubah. Melalui program unggulan Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati H. Parulian, Pemkab Pasaman menghadirkan program internet gratis untuk wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) serta daerah blankspot yang selama ini belum tersentuh jaringan internet memadai.
Program ini bukan sekadar pemasangan perangkat jaringan. Lebih dari itu, pemerintah ingin membuka akses informasi, mempercepat pelayanan publik, serta menghadirkan kesempatan yang sama bagi masyarakat di wilayah terpencil agar ikut terkoneksi dengan perkembangan digital.
Di balik program tersebut, tim Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman turun langsung ke lapangan. Mereka meninjau lokasi, menentukan titik pemasangan, menyiapkan perangkat, hingga memastikan jaringan benar-benar dapat digunakan masyarakat.
“Fokus kami adalah wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau akses internet, terutama kejorongan yang membutuhkan jaringan untuk pelayanan nagari, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan masyarakat lainnya,” ungkap Fatrizon, Kepala Dinas Kominfo Pasaman saat jumpa pers evaluasi satu tahun Progul di Media Center, Diskominfo Pasaman, Selasa (19/5/2026).
Dalam satu tahun kepemimpinan Welly-Parulian, program tersebut menunjukkan progres signifikan. Dari total target 42 kejorongan blankspot, sebanyak 25 kejorongan telah berhasil terakses layanan internet gratis.
Tidak hanya itu, jaringan juga dikembangkan ke sejumlah titik layanan tambahan sehingga total terdapat 34 titik akses internet gratis yang aktif dan beroperasi di berbagai wilayah Pasaman.
Jika dihitung berdasarkan target sasaran, capaian program telah mencapai 59,52 persen.
“Alhamdulillah, hingga saat ini program internet gratis daerah 3T menunjukkan perkembangan sangat baik. Sebanyak 25 kejorongan dari target 42 kejorongan telah berhasil terkoneksi internet gratis dan dikembangkan menjadi 34 titik akses aktif,” jelas Fatrizon.
“Dulu kami harus mencari tempat yang ada jaringan untuk mengirim laporan pelayanan kesehatan. Sekarang pekerjaan jauh lebih cepat dan efektif,” ungkap salah satu Petugas Pustu di Kotonopan Rao, Kecamatan Rao Utara, Pasaman.
Tidak hanya pelayanan publik, internet gratis juga mulai membuka peluang ekonomi masyarakat.
Warga kini dapat memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk berjualan secara online, mempromosikan produk, hingga memperluas jangkauan pelanggan.
“Saya sekarang bisa berjualan online dan berkomunikasi lebih mudah. Program ini sangat membantu masyarakat,” ujar Ani (34) salah seorang warga penerima manfaat.
Satu tahun kepemimpinan Welly–Parulian menjadi langkah awal penting dalam pemerataan akses digital di Kabupaten Pasaman.
Dari wilayah yang dulu blankspot, kini konektivitas mulai terbuka. Dari perangkat yang dipasang, lahir pelayanan yang lebih cepat.
Dari ruang kelas, muncul kesempatan belajar yang lebih luas. Dan dari masyarakat, tumbuh harapan baru menuju Pasaman yang lebih maju, terbuka, dan siap menghadapi era digital. (M. Afrizal)
Editor : melatisan
Tag :Kejorongan Blankspot, Terkoneksi, Welly–Parulian, Sambungkan, Pasaman , Internet Gratis 3T
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ANGGOTA DPRD, FADLY MIMANDA PUTRA: GENERASI MUDA HARUS JAUHI NARKOBA DEMI MASA DEPAN PASAMAN
-
KETUA DPRD PASAMAN NELFRI ASFANDI: AYO JAUHI NARKOBA, SELAMATKAN GENERASI PASAMAN
-
HARGANAS KE-33, BUPATI PASAMAN: KELUARGA BENTENG UTAMA HADAPI TANTANGAN ERA DIGITAL
-
DONGKRAK PAD HINGGA RP110 MILIAR, PASAMAN TERMASUK PROGRESIF DALAM TRANSAKSI NON TUNAI
-
DORONG TRANSFORMASI DIGITAL, PEMKAB PASAMAN BERKOLABORASI DENGAN BANK NAGARI PERCEPAT IMPLEMENTASI ETPD
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN