- Selasa, 25 Agustus 2026
Payakumbuh Terus Memajukan Sport Tourism Daerah
Payakumbuh Terus Memajukan Sport Tourism Daerah
Payakumbuh (Minangsatu) - Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendukung pengembangan olahraga berbasis pembinaan generasi muda sekaligus memajukan sektor sport tourism daerah.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat membuka secara resmi Festival Archery Merdeka 2026 di Lapangan Kampus Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh, Sabtu (22/8/2026) pagi.
Ajang panahan yang berlangsung sehari itu diikuti sebanyak 420 atlet dari berbagai kawasan di Provinsi Sumatera Barat serta daerah tetangga seperti Riau (Dumai), Jambi, hingga Aceh.
Kejuaraan ini juga menarik kehadiran sekitar 1.000 orang peserta beserta tim ofisial dan pendamping keluarga.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak penyelenggara atas terselenggaranya kegiatan positif tersebut.
Menurutnya, kejuaraan panahan bukan sekadar ajang adu bakat, melainkan investasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan berdaya juang.
"Pemerintah Kota Payakumbuh menyambut baik dan mendukung penuh perhelatan ini. Selain menjadi wadah pembinaan talenta muda sejak usia dini, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya kita menjadikan Payakumbuh sebagai kota tujuan penyelenggaraan berbagai iven olahraga berskala nasional," ujar Elzadaswarman.
Ia menambahkan, masuknya ratusan peserta dan pengunjung dari luar daerah memberikan dampak ekonomi positif (multiplier effect) secara langsung bagi Kota Payakumbuh, khususnya pada sektor jasa akomodasi, kuliner, dan UMKM lokal.
Sebagai bentuk kesiapan daerah, Pemko Payakumbuh menyatakan terbuka untuk memfasilitasi dan menjadi tuan rumah ajang panahan tingkat nasional selanjutnya, seperti Battle of Turtles (BOT) yang digagas Perkumpulan Panahan Berkuda Indonesia (KPBI).Festival Archery Merdeka 2026 terselenggara berkat kolaborasi lintas lembaga antara Fakultas Peternakan Unand Payakumbuh, Unit Keolahragaan (UKO), Nusaibah Sunnah Sport Academy (NUSA), dan KPBI.
Kompetisi memperebutkan gelar di 25 target/bantalan panahan dengan jarak tembak mulai dari 5 meter untuk kategori anak-anak (peserta termuda berusia 4 tahun) hingga 50 meter untuk kategori dewasa.
Perwakilan Panitia dari Klub NUSA, Umi Atikah, menyampaikan bahwa kegiatan ini memang dirancang untuk mengenalkan olahraga sunnah dan terukur sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang fokus dan tangguh menghadapi tantangan.
Pemko Payakumbuh berharap kolaborasi antara komunitas olahraga, akademisi, dan pemerintah daerah ini terus berlanjut secara konsisten demi melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama harum daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Editor : melatisan
Tag :Payakumbuh, Terus Memajukan, Sport Tourism, Daerah
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PAYAKUMBUH SUKSES JADI TUAN RUMAH EVENT PACU KUDA NASIONAL
-
PAYAKUMBUH MATANGKAN PERSIAPAN PACUAN KUDA SKALA NASIONAL INDONESIA’S HORSE RACING (IHR) CUP 2026
-
TUNDUKAN GALATAMA FC LEWAT DRAMA PENALTI, TIGO KAYO FC JUARA PIALA WALI KOTA PAYAKUMBUH
-
PARIAMAN MATANGKAN PERSIAPAN TIGA CABOR PORPROV XVI SUMBAR
-
JORDUS FC TAMPIL SPARTAN, LANGKAH TERHENTI LEWAT ADU PENALTI DI PIALA WALI KOTA PAYAKUMBUH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG