HOME PENDIDIKAN RANTAU
- Rabu, 20 Maret 2019
Zaim Uchrowi: Pemuda Harus Memiliki Integritas
Bogor (Minangsatu) - Pemuda harus memiliki integritas. Konsep tersebut disampaikan Zaim Uchrowi pada acara National Mission BAKTI NUSA 2019, Ahad (17/3).
Pria yang pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Republika tersebut berkesempatan menyampaikan pidato untuk mengukuhkan 64 mahasiswa Penerima Manfaat BAKTI NUSA. Para penerima manfaat tersebut telah dinyatakan lulus dari program, setelah menjalani pembinaan selama satu tahun.
"Integritas dibangun ketika kita siap untuk terus menerus memperbaiki diri," terang Zaim. Perbaikan diri yang dimaksud oleh Zaim adalah dengan mengoreksi diri terlebih dahulu. Selanjutnya Zaim memaparkan di mana sebenarnya integritas itu terletak dan bagaimana cara meneguhkannya.
“Integritas di dalam diri kita terletak di dalam jiwa. Integritas kita dipengaruhi oleh beberapa hal yang masuk ke dalam tubuh kita, baik secara visual, audio dan kinestetik. Ketiganya masuk ke dalam otak dan kemudian masuk ke dalam ruang bawah sadar kita. Seberapa besar integritas yang kita punya, semuanya terbangun dari jiwa,” papar Zaim kepada 64 mahasiswa calon pemimpin masa depan tersebut.
Penulis buku Karakter Pancasila ini kemudian menjelaskan bahwa wujud integritas itu ada lima bagian, yaitu, jujur serta tulus; benar menurut nurani, nalar, norma sosial, agama, dan hukum; taat azas; walk the talk; dan sidik. Agar mudah diaplikasikan dalam tataran teknis, Zaim pun melanjutkan dengan menyebutkan cara meneguhkan integritas, "Ada lima cara agar pemuda dapat meneguhkan integritas mereka, yaitu dengan bercita-cita, bersyukur, bekerja keras, bekerja sama, dan berhijrah".
Bahasan tentang integritas ini menjadi penting untuk membekali para penerima manfaat BAKTI NUSA sebelum nantinya terjun ke masyarakat dan berproses menjadi pemimpin. Dengan mengokohkan konsep tentang integritas ini, diharapkan para mahasiswa tersebut mampu membenteng diri dari keburukan zaman. Juga integritas diperlukan untuk melakukan aktivitas kemanusiaan, seperti tema yang diangkat pada acara ini, “Menjaga Integritas, Berkhidmat untuk Kemanusiaan”.
Sebagai penutup, Zaim pun berpesan kepada semua yang hadir pada acara di Bogor Valley ini. "Mari bercita-cita dan jadikan cita-cita sebagai ujung tombak. Karena dengan cita-cita, pemuda akan tetap semangat menggali kemampuan diri hingga ia siap berkontribusi," pungkas Zaim.
Editor : T E
Tag :Dompet Dhuafa
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ANAK-ANAK BELAJAR MENYEMAI BENIH PADI DI SEKOLAH ALAM LUBUK PUSAKO DESA TEBAT PATAH
-
TEGUH SANTOSA : MEDIA SIBER BISA DIJADIKAN RUANG BELAJAR KEDUA OLEH ANAK BANGSA
-
PUTRA SITANANG, AGAM RIFKI CHANDRA UTAMA JADI REKTOR ITBMP PURBALINGGA
-
KONFLIK GURU DAN MURID TERJADI DIMANA MANA, PEMERINTAH DIMINTA SEGERA TURUN TANGAN
-
FORUM WARTAWAN KEBANGSAAN USULKAN PERPRES TEGAS TATA KELOLA MBG
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG