HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN PASAMAN BARAT

  • Jumat, 30 Agustus 2019

Yunisra Syahiran: Istri ASN Harus Menjadi Model Dalam Keluarga, Menjadi Panutan Ditengah Masyarakat

Yunisra Syahiran
Yunisra Syahiran

Simpang Empat (Minangsatu) - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) Kabupaten Pasaman Barat menggelar pertemuan Pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) di Aula Kantor DP3AP2KB, Jumat (30/8).

Di kesempatan itu,  Yunisra Syahiran jadi pemateri menjelaskan tentang dinamika keluarga di iringi suasana haru bagi peserta yang di dominasi istri Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pasaman Barat. 

Suasana haru pecah karena duka atas meninggalnya Bupati Pasaman Barat H. Syahiran pada tanggal 3 Juli lalu yang merupakan Suami Yunisra.

Pertemuan DWP sangat erat pembahasannya dengan kondisi para istri ASN dan berbagai persoalan yang dihadapi dalam keluarga. "Kondisi kali ini cukup berbeda karena dalam susana kehilangan yang masih sangat kental. Kemungkinan ini adalah pertemuan terakhir saya sebagai penasehat DWP sebab saya akan bertugas di DPRD Provinsi,  tetapi bukan berarti saya meninggalkan Pasbar," ungkap Yunisra.

Ia berpesan kepada seluruh anggota DWP Pasbar agar senantisa memberikan yang terbaik bagi keluarga. Seorang istri ASN harus menjadi model dalam keluarga dan menjadi panutan ditengah masyarakat. "DWP ini organisasi yang sangat istimewa yang melekat pada istri seorang ASN dan jabatan. Ini akan berakhir hingga pensiun, setelah itu tidak ada lagi," ucapnya.

Ditegaskan Yunisra, DWP Pasbar harus terus menunjukkan kiprah ditengah sulitnya tantangan masa depan. Baik itu tantangan keluarga, ekonomi dan pendidikan anak. "Seluruh anggota DWP juga dituntut untuk memaksimalkan kapasitasnya sebagai seorang perempuan dan Istri ASN atau Pejabat," tuturnya.

Sementara, Kepala DP3AP2KB dr. Anna Rahmadia menyampaikan, Bahwa  pihaknya menyadari tentang peran perempuan di dalam berorganisasi harus lebih besar terutama dalam meningkatkan kapasitasnya, karena jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki, namun belum diiringi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). 

"Peran pemerintah di sini adalah untuk menyusun dan melaksanakan berbagai bentuk program dan kegiatan sosialisasi serta pelatihan bagi kaum perempuan. Tidak hanya sebatas itu, pertemuan DWP juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi kaum perempuan dalam upaya mewujudkan kemandirian lembaga organisasi," pungkasnya


Wartawan : Afratama
Editor : melatisan

Tag :#pertemuan DWP Pasbar

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com