HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN TANAH DATAR
- Jumat, 12 Januari 2024
Warga Aia Angek Dan Kubu Diateh Rasakan Dentuman Dan Getaran Erupsi Marapi
X Koto (Minangsatu) - Memasuki hari ke empat puluh sejak erupsi 3 Desember 2023 lalu. Gunung Marapi berada di wilayah Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agama, belum berhenti mengeluarkan debu Vulkanik dari puncak kawah hingga, Juma (12/1/2024) pagi.Tidak hanya debu Vulkanik dikeluarkan, termasuk suara dentuman keras disertai getaran tanah dirasakan warga saat malam.
Warga merasakan dentuman kuat dan getaran keras, mereka bermukim dekat dengan Gunung Marapi, seperti Nagari Aia Angek, Jorong Marapi Kubu Diateh Nagari Panyalaian. Dua Nagari berada di Kabupaten Tanah Datar ini, sanga merasakan dampak erupsi Marapi, baik debunya, dentuman maupun getaran.
Tidak mengherankan, dengan kewaspadaan tinggi warga Aia Angek dan Kubu Diateh sulit untuk tidur dimalam hari.
"Bagaimana mau tidur, suara dentuman, gemuruh dan getaran erupsi Marapi bikin kami sulit pejamkan mata," sebut Datuk, 53, warga Aia Angek, Jumat (12/1/2023) pagi.
Dari Kamis (11/1/2024) malam, hingga Jumat (12/1/2024) siang, kawah Gunung Marapi terlihat terus mengeluarkan asap (erupsi) tebal warna ke coklat coklatan. Penyebaran abu Vulkanik tersebut, sesuai arah angin.
"Maka itu, kami sebagai warga Aia Angek senantiasa berada dalam posisi waspada sesuai himbuaan dikeluarkan pemerintah," lanjut Datuk.
Sementara tokoh masyarakat Nagari Panyalaian, Adrison, S. Sos Dt Parpatiah, mengatakan, saat ini status Marapi informasi sudah masuki level empat.
"Padahal, Kamis pagi masih berada di level dua dan tiga. Tak disangka, malam masuki level empat. Hasil pertemuan dengan beberapa Wali Nagari, beberapa titik lokasi evakuasi sudah dipersiapkan jika sewaktu waktu terjadi hal tak diinginkan. Yang jelas, warga berada dekat dengan Marapi terus tingkatkan kewaspadaan," ujar Adrison. (*)
Editor : Benk123
Tag :#marapi
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PLN UP3 PAYAKUMBUH NYALAKAN LISTRIK DI PELOSOK TANAH DATAR, 15 KK DI TANJUNG MODANG KINI NIKMATI TERANG SETELAH PULUHAN TAHUN
-
LAZIS IKPL SALURKAN ZAKAT RP247 JUTA BAGI MUSTAHIQ DI RAMBATAN, TANAH DATAR
-
JELANG RAMADAN 1447 H, PEDAGANG PASAR PABUKOAN MULAI DIRIKAN LAPAK DI BERBAGAI TITIK
-
PESONA "MALIOBORO" BARU DI KOTA SERANG: SEDOT RIBUAN PENGUNJUNG DAN TELAN ANGGARAN RP9 MILIAR
-
KADIS KOMINFO, KETUA PWI TANAH DATAR HADIRI HPN 2026 DI BANTEN
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG