HOME AGAMA KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 22 Februari 2026
Wako Hendri Arnis Buka Puasa Bersama Anak Yatim Dan Salurkan Zakat Baznas
Pd Panjang (Minangsatu) -Pererat silaturahmi, S Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis gelar buka puasa bersama anak yatim, garin masjid dan musala, serta berbagai elemen masyarakat, Sabtu (21/2/2026) kemaren di Rudin Wako.
Dalam kesempatan itu, Wako Hendri salurkan zakat dan infak dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), sebagai wujud kepedulian, dan penguatan silaturahmi di bulan suci Ramadan.
Zakat Baznas disalurkan kepada 121 garin masjid dan musala. Masing-masing garin menerima Rp250 ribu, dengan total dana yang disalurkan Rp30.250.000.
Selain itu, infak juga diberikan kepada 26 anak yatim dari Panti Asuhan Tri Murni. Setiap anak menerima bantuan Rp150 ribu.
Wako Hendri menyampaikan, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat, ujarnya
Sementara Ketua Baznas, Novi Hendri menjelaskan, zakat dan infak yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki dan munfik.
“Bantuan ini berasal dari kepercayaan para muzaki dan munfik kepada Baznas. Kami berkomitmen menyalurkannya secara transparan dan tepat sasaran,” jelasnya. (Asril Dt Pangulu Batuah).
Editor : melatisan
Tag :Buka Bersama, Anak Yatim
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RIBUAN JEMAAH BKMT SE- SUMBAR, KAGUM DENGAN ISLAMIC CENTRE PADANG PANJANG
-
SYIAR ISLAM MAKIN BERKUMANDANG, PULUHAN RIBU UMAT BERKUMPUL DI ISLAMIC CENTRE PADANG PANJANG.
-
MAULID NABI, WAKO HENDRI AJAK WARGA JAGA MARWAH KOTA SERAMBI MEKKAH
-
WAKO HENDRI LEPAS 150 LANSIA STUDI DAKWAH LLI KE KOTA SOLOK
-
DI MASJID HIDAYAH, USTAZ SULAIMAN AJAK JEMAAH RAWAT KELUARGA
-
KALAU ALAM SUDAH MENEGUR, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI