HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Senin, 26 Juni 2023
Wako Fadly Amran Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2022 Ke DPRD
Pd. Panjang (Minangsatu) - Dipimpin Ketua DPRD, Mardiansyah serta dua orang unsur pimpinan, Yulius Kaisar dan Imbral. Wali Kota, Fadly Amran, Senin (26/6/2023) siang, sampaikan Nota Penjelasan Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022, bertempat ruang sidang utama DPRD.
Penyampaian Ranperda tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD. Turut hadir, Wakil Wali Kota, Drs. Asrul, unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemko dan undangan lain.
Disampaikan, Fadly, ditahun anggaran 2022 Pendapatan Daerah dianggarkan sebesar Rp551.112.035.302. Realisasinya sebesar Rp538.392.534.006,03 atau 97,69%.
Adapun realisasi masing-masing komponen penerimaan daerah, yakni, bPendapatan Asli Daerah yang dianggarkan sebesar Rp85.290.001.002, direalisasikan sebesar Rp85.711.232.972,03 atau 100,49%.
Kemudian, Pendapatan Transfer yang dianggarkan sebesar Rp462.812.034.300 dengan realisasi sebesar Rp450.760.096.758 atau 97,40%. Lalu, Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah dianggarkan sebesar Rp3.010.000.000, direalisasikan sebesar Rp1.921.204.276 atau 63,83%.
Seterusnya, Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp616.638.674.470. Realisasi sebesar Rp545.209.090.060,57 atau 88,42%.
Realisasi belanja terdiri dari Belanja Operasi dianggarkan sebesar Rp538.946.090.524 dengan realisasi sebesar Rp500.946.024.159,19 atau 92,95%.
Kedua, Belanja Modal dianggarkan sebesar Rp76.135.271.572 dengan realisasi sebesar Rp44.125.315.551,38 atau 57,96%. Serta, Belanja Tidak Terduga dianggarkan sebesar Rp1.557.312.374 dengan realisasi sebesar Rp137.750.350,00 atau 8,85%.
Adapun Penerimaan Pembiayaan Tahun 2022 dianggarkan sebesar Rp65.526.639.168,47. Ini berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun sebelumnya (2021), dengan realisasi sebesar Rp65.526.639.168,47 atau 100,00%. “Pengeluaran Pembiayaan Daerah tidak dianggarkan pada 2022,” katanya.
Sedangkan, Pembiayaan Netto berupa selisih antara penerimaan pembiayaan dengan pengeluaran pembiayaan, dianggarkan sebesar Rp65.526.639.168,47. Realisasi sebesar Rp65.526.639.168,47 atau 100%.
Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022 ini, ujar Fadly, dapat dibahas bersama pada sidang-sidang DPRD. “Sehingga ranperda ini dapat disetujui dan ditetapkan menjadi Perda sesuai jadwal yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Sebelumnya, Fadly juga turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan Laporan Keuangan Daerah (LKPD) Padang Panjang 2022, termasuk kepada pimpinan dan anggota DPRD. Atas kerja sama semua pihak, Padang Panjang dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke 7 kali ber turut turut, tutur Fadly. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAKO HENDRI ARNIS BERSAMA KAKANWIL DITJENPAS SUMBAR LEPAS BIBIT IKAN
-
SEPABLOCK KIAN MELUAS, BNPB JUGA GUNAKAN UNTUK PEMBANGUNAN HUNTAP MANDIRI DI PADANG PANJANG
-
TINGKATKAN KAPASITAS RELAWAN KEMANUSIAAN, KSR PMI GELAR DIKLATSAR
-
WAKO HENDRI ARNIS SAMPAIKAN LIMA KEBIJAKAN PENDIDIKAN NASIONAL DI HARDIKNAS
-
WAKO HENDRI ARNIS LEPAS TUJUH JCH KLOTER IX MENUJU TANAH SUCI
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"