HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Rabu, 30 November 2022
Wako Fadly Amran : Jadikan MTQ Sebagai Ajang Pembinaan Generasi Muda Pahami Alquran
Pd. Panjang (Minangsatu) - Ajang MTQ Nasional ke-40 tingkat Kota Padang Panjang, Rabu (30/11/2022) siang, secara resmi ditutup Wali Kota, Fadly Amran. Penutupan ini turut diwarnai kegiatan Tablig Akbar dalam memperingati HJK Padang Panjang ke. 232.
Wako Fadly disambutan penutupan mengatakan, pemahaman Alquran merupakan benteng paling kuat dalam menjaga generasi muda dari pengaruh buruk, maupun perkembangan zaman.
"Tekad kita, bagaimana menjadikan mereka Generasi Emas yang kuat, beriman dan bertakwa," tutur Fadly.
MTQ kali ini, guna menampilkan kemampuan dan keilmuan para kafilah di berbagai cabang dan kategori musabaqah.
"MTQ ini juga memberikan kebanggaan dan membuka mata kita, bahwa Kota Padang Panjang memiliki banyak sumberdaya manusia unggul, yang mampu membaca, memahami ilmu, dan menampilkan berbagai seni yang bisa digali dari Alquranul Karim," lanjut Fadly.
"Selain itu, kepada para pemuncak MTQ, kami ucapkan selamat atas keberhasilannya. Semoga memberi manfaat bagi diri pribadi, maupun bagi daerah yang diwakili. Kepada yang belum berhasil jadi pemenang, jangan pernah berputus asa. Tetaplah baca, pelajari dan dalami ilmu-ilmu Alquran. Karena Alquran adalah sumber ilmu yang tidak pernah habis digali," tambah Fadly. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL