HOME OLAHRAGA INTERNASIONAL

  • Selasa, 28 Juli 2026

Terlibat Promo Perusahaan Judi Di Rusia, Pirlo Batal Latih Italia

Terlibat Promo Perusahaan Judi di Rusia, Pirlo Batal Latih Italia

Jakarta (Minangsatu) -
Andrea Pirlo dipastikan tidak lagi menjadi kandidat pelatih Timnas Italia. Mantan gelandang Gli Azzurri itu mengungkapkan kabar tersebut setelah namanya sempat masuk dalam daftar calon pengganti Gennaro Gattuso.

Sebelumnya, Pirlo disebut menjadi salah satu kandidat kuat usai eks pelatih Manchester City, Pep Guardiola, dikabarkan menolak tawaran menangani Timnas Italia. Namun, peluang Pirlo memimpin juara dunia empat kali tersebut akhirnya tertutup.

Pencalonannya menuai perhatian karena kerja sama komersial dengan perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet.

Statusnya sebagai duta global perusahaan itu memicu kritik dari sejumlah pejabat Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) serta anggota parlemen Italia.

Melalui Instagram pada Senin (27/7/2026), Pirlo mengaku telah menerima informasi sehari sebelumnya bahwa dirinya tidak lagi masuk dalam daftar kandidat pelatih Timnas Italia. "Setelah mengetahui tadi malam bahwa saya bukan lagi kandidat untuk memimpin tim nasional Italia, saya percaya adalah tugas saya untuk mengklarifikasi beberapa poin," katanya melalui unggahan di fitur story Instagram, dilansir dari Reuters.

Dilansir kompas.com, penjelasan Andrea Pirlo Dalam pernyataannya, Pirlo menyebut dirinya kecewa melihat perdebatan seputar peluangnya melatih Timnas Italia. Ia juga menegaskan seluruh pekerjaannya selalu dilakukan sesuai aturan hukum dan kontrak profesional.

"Selama beberapa hari terakhir, saya menyaksikan dengan sangat getir perdebatan yang berkembang seputar nama saya dan kemungkinan untuk mengambil peran sebagai Pelatih Kepala tim nasional Italia."

"Sepanjang karier saya, pertama sebagai pemain dan sekarang sebagai pelatih, saya selalu menjalankan pekerjaan saya dengan sepenuhnya mematuhi hukum negara tempat saya bekerja dan kontrak yang telah saya tandatangani."

Pelatih United FC di Liga Pro Uni Emirat Arab itu diketahui menandatangani kerja sama sebagai duta Fonbet pada Oktober lalu. Menurut Pirlo, kolaborasi tersebut hanya berkaitan dengan aspek komersial dan olahraga.

"Memberikan makna politik pada kolaborasi itu sama artinya dengan mengaitkan kepada saya keyakinan yang tidak pernah saya ungkapkan dan yang bukan milik saya," tambahnya.

Sorotan terhadap Pirlo semakin besar setelah ia hadir bersama mantan rekan setimnya di Timnas Italia, Marco Materazzi, dalam acara Fonbet di Stadion Luzhniki, Moskow.

FIGC Lanjutkan Pencarian Pelatih Baru Timnas Italia Kontroversi tersebut juga mendapat perhatian dari Duta Besar Rusia untuk Italia, Alexey Paramonov.

Dalam surat terbuka yang diunggah ke Facebook, ia menyampaikan dukungan kepada Pirlo.

"Sangat menyedihkan melihat bahwa, terlepas dari kontribusi luar biasa Anda untuk olahraga dunia dan citra Italia di luar negeri, di negara Anda sendiri Anda sekarang menjadi sasaran pengucilan oleh sebuah lembaga yang oleh banyak orang digambarkan sebagai 'pseudo-demokratis'; nasib yang, terlebih lagi, telah menimpa ribuan atlet, konduktor, musisi, seniman, dan sutradara film Rusia dalam beberapa tahun terakhir," tulis Paramonov.

Sementara itu, FIGC masih melanjutkan proses pencarian pelatih baru. Direktur teknik FIGC, Paolo Maldini, mendapat tugas menentukan sosok pelatih berikutnya.

Pelatih terpilih nantinya akan memimpin Italia dalam upaya lolos ke putaran final Piala Dunia 2030 setelah gagal tampil pada tiga edisi Piala Dunia terakhir.

Sumber: Kompas.com


Wartawan : Redaksi
Editor : melatisan

Tag :Terlibat, Promo, Perusahaan Judi, di Rusia, Pirlo, Batal Latih, Italia

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com